Beberapa Fungsi Kabel Grounding

By | December 4, 2013

Beberapa Fungsi Kabel Grounding – Fungsi Kabel Ground Mobil ini telah banyak yg dipertanyakan. Lebih dari satu yang memiliki mobil terlebih yg belum memahami dunia elektronika bakal bingung dngn aplikasi kabel Ground itu. Seperti anda pahami mobil dengan cara umum memakai baterai Aki 12 volt sbg sumber dayanya. & body/pelat chassis kendaraan bakal dihubungkan dngn terminal negatif atau minus baterai/aki itu atau di kenal dngn sebutan negatif body/chassis. Dlm sebagian masalah (kecil/sagat minim) ada kendaraan yg memakai standard positip body. Jadi periksalah dulu sambungan kabel negatif ground anda sesuai sama kontrol fisik pada ruang mesin dari jalur aki.

Sepintas anda bakal lihat bagus di kendaraan lansiran Jepang, Eropa, Amerika dan lain-lain bakal memakai kabel negatif Ground kecil pada dekat area aki & umumnya disambungkan/koneksi pada sisi pelat body atau chassis rangka kendaraan. Rata-rata memanglah ukuran kabel yg dipakai agak kecil & tdk terbungkus dngn bagus pada sisi konektor yg mesti di hubungkan dngn baut ke sisi sasis/body. Situasi tersebut makin lama bakal menyebabkan korosi & oksidasi yg menghalangi serabut kabel pada sisi ujung konektor.

Belum lagi keadaan kotor atau kontaminasi dari area mesin disebabkan terjadinya rembesan/tetesan oli, cairan kimia pendingin, minyak tanah, carb cleaner, deterjen & lain-lain bakal menyebabkan semakin cepatnya sistem oksidasi itu. OKSIDASI sisi kabel Ground bisa dipandang dngn mata telanjang, umumnya tembaga (Copper) bakal beralih warna (diselaputi) jadi warna hijau, biru atau hitam. Lama kelamaan jika dibiarkan bakal mengakibatkan kerusakan susunan tembaga & jadi seperti berkarat istilahnya sisi tembaga bakal termakan & manjadi rusak. Juga mengakibatkan kerusakan koneksi pada tembaga ke skun terminal konektor ground & pada selanjutnya menghalangi (berlangsung resistansi tinggi) interaksi kontak permukaan dngn body/sasis mobil.

Symptom/tanda-tanda efek yg biasanya terasa pada jeleknya mutu koneksi kabel ground diantaranya :

1. stater yg agak sulit. Semestinya demikian kontak 1-2 & di start dlm 0, 5 detik kunci kontak mesti udah dilepaskan & mesin semestinya segera hidup langsung. bukan hanya dipanteng kontaknya sepanjang 1 detik hingga bunyi stater cekekek-cekekek 2-3 kali baru hidup. Yg sehat segera hidup saat bunyi cekek dinamo stater.

2. beban kelistrikan seperti lampu-lampu (lampu depan/head lamp) bakal meredup, cahaya kurang jelas, berlangsung lonjakan arus lantaran jeleknya ground & dapat menyebabkan terbakarnya kabel lampu.

Keadaan apabila parah dapat dilihat apabila lampu dihidupkan seluruhnya & di waktu di test pada malam hari, waktu mesin pada gas/rpm mesin dinaikkan dari stasioner 800 rpm jadi umpamanya 2500 rpm maka tampak cahaya sinar lampu depan semakin jelas juga ikuti irama putaran RPM mesin. Ini udah sakit bermakna jalur kabel & groundnya.

3. Amati sisi panel speedometer, umumnya lampu indikator pun bakal redup & turut terang apabila putaran mesin naik seperti masalah no 2 lampu head lamp. Atau waktu lampu depan (low beam) dinyalakan & lalu dikerjakan penekanan tuas lampu besar (Dim/High beam) maka tampak kedipan indikator lampu pada panel speedometer juga. Ini semestinya tidka bisa terjadi.

4. Sensor-sensor vital seperti knock sensor, Engine Coolant Temperature, distributor, cdi pengapian, koil, Vehicle speed sensor, PNP switch, RPM sensor & lain-lain bakal jadi salah dlm berikan input signal (resistansinya jadi tambah biasanya) hingga menyebabkan semakin tingginya signal voltase yg terbaca oleh otak komputrer ECU.

5. Pengisian aki oleh Alternator pun bakal kurang sempurna menyebabkan semakin cepatnya aki tekor.

6. Kerancuan gelombang elektromagnetik ke sisi audio mobil, hingga kerap terdengar nada mengganggu ikuti rpm putran mesin. Nada nging…. bila audio dinyalakan & volume di buka dan gas ditekan. Ini distorsi yg dapat datang dari sisi alternator/dinamo ataupun bagian pengapian.

7. Waktu yg berlalu & panasnya sisi mesin bakal mengakibatkan kerusakan selubung jaket pelindung kabel, bikin insulation kabel jadi getas, keras, melar ataupun rusak.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih