Cara Membuat Sensor Aliran Udara ( Angin ) Menggunakan Filamen Lampu Pijar

By | August 28, 2013

Cara Membuat Sensor Aliran Udara ( Angin ) Menggunakan Filamen Lampu Pijar – Skema rangkaian di bawah ini memakai lampu pijar untuk mendeteksi ada aliran angin/udara. Prinsip kerjanya secara dasar yaitu memanfaatkan pergantian resistansi pada filamen lampu diwaktu terkena aliran angin.

Sumber arus yang kecil serta konstan dipakai untuk memanaskan filamen. Waktu filamen terkena aliran angin, maka suhunya dapat berkurang hingga resistensipun dapat berkurang tetapi sebaliknya waktu aliran angin kecil ( tak ada ) filamen lampu dapat lebih panas serta resistansinyapun akan meningkat.

1 unit komparator dipakai untuk mendeteksi perbedaan ini serta sinar led. Dengan sebagian pergantian, rangkaian di bawah ini juga bisa dikaitkan ke vu meter atau adc untuk mendapatkan perkiraan ukur aliran angin yang lebih rinci.

Gambar rangkaian sensor aliran angin/udara

Gambar Lm339 op-amp pinout

Daftar komponent yang digunakan pada rangkaian diatas:

R1 : mempunyai nilai 100 ohm 1/4w resistor

R2 : mempunyai nilai 470 ohm 1/4w resistor

R3 : mempunyai nilai 10k 1/4w resistor

R4 : mempunyai nilai 100k 1/4w resistor

R5 : mempunyai nilai 1k 1/4w resistor

C1 : mempunyai nilai 47uf electrolytic capacitor

U1 : seri 78l05 voltage regulator

U2 : seri  LM339 op amp

L1 : incandescent lamp with glass removed

D1 : lampu jenis led

Catatan khusus : kaca lampu l1 mesti dipecahkan supaya aliran angin bisa sampai dan mengenai filamen lampu.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih