Cara Membuat Skema rangkaian Alarm Mobil Wireless

By | January 28, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Alarm Mobil Wireless – Skema rangkaian alarm mobil wireless tersebut terbagi dalam 2 (dua) bagian, yakni bagian transmitter & bagian receiver. Bagian transmitter dipasang dimobil & bagian receiver dipasang di rumah. Alarm mobil wireless tersebut dipakai untuk mobil yg diparkir di luar rumah, hingga jika ada yg mengganggu mobil anda maka bakal di informasikan ke rumah lewat alarm mobil wireless tersebut. Skema rangkaian alarm mobil wireless tersebut bekerja dngn frekuensi FM yg bisa diset sesuai keinginan. Gambar skema rangkaian skema rangkaian untuk membuat skema rangkaian alarm mobil wireless terbagi dalam 2 bagian sbg berikut :

Transmitter Alarm Mobil Wireless

Bagian transmitter alarm mobil tersebut dipasang dimobil yg diparkir dngn sumber tegangan/voltage 12 volt DC dari accumulator mobil. Skema rangkaian transmitter alarm mobil wireless tersebut berperan untuk mengatifkan receiver memakai media wireless FM. Skema rangkaian transmitter alar mobil di buat memakai pemancar FM mini transistor dengan tipe jenis 2SC2670 yg berperan sbg oscilator & pemancar FM daya rendah. Frekuensi kerja skema rangkaian transmitter tersebut bisa diset dngn mengatur trimer kapasitor/kondensator hingga pas dngn frekuensi kerja receiver alarm mobil.

Receiver Alarm Mobil Wireless

Receiver alarm mobil wireless tersebut berperan untuk terima sinyal dari skema rangkaian trransmitter lalu untuk mengaktifkan alarm maupun sirine. Skema rangkaian receiver alarm mobil wireless tersebut di buat memakai modul IC receiver FM CXA1019 standart sesuai datasheet. Output/keluaran skema rangkaian receiver CXA1019 tersebut dipakai untuk mengaktifkan alarm lewat skema rangkaian saklar elektronik. Output/keluaran receiver CXA1019 disambungkan memakai transformer IT untuk mengaktifkan transistor dengan tipe T2 BC548 lalu mengaktifkan driver relay transistor dengan tipe T3 BEL187. Jika receiver CXZA1019 tersebut terima sinyal dari transmitter alarm mobil wireless maka bakal mengaktifkan transistor dengan tipe T2 lalu T3 & menggerakan relay untuk menyalakan alarm.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih