Cara Membuat Skema rangkaian Charger Baterai Otomatis

By | February 3, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Charger Baterai Otomatis – Skema rangkaian charger baterai automatis pada gambar di bawah yaitu type charger baterai dngn system pulsa & dapat mengidentifikasi posisi baterai penuh. Skema rangkaian charger baterai automatis tersebut bisa dipakai untuk charger baterai AA maupun baterai yg yang lain. Skema rangkaian charger baterai tersebut bisa disupply dngn sumber tegangan/voltage DC 12 volt dari sumber daya.

Skema rangkaian charger baterai automatis tersebut di buat dngn komponen analog & digital sederhana. Skema rangkaian charger baterai automatis tersebut terbagi dalam bagian-bagian yg berperan sbg pembangkit pulsa charger (IC CMOS CD4011), pembaca level penuh baterai yg di charge (komparator IC LM741), power charger (transistor dengan tipe BD139) & indikator charger (LED hijau & merah). Skema rangkaian lengkap & data komponen yg dipakai untuk bangun skema rangkaian charger baterai automatis tersebut bisa disimak secara detail pada gambar dibawah ini.

Skema rangkaian Charger Baterai Otomatis

Skema rangkaian charger baterai automatis di atas lakukan sistem charging baterai dngn system juga yg dibangkitkan oleh skema rangkaian multivibrator astabil NAND Gate IC2 CD4011. Sistem chaging baterai memakai skema rangkaian charger baterai automatis di atas dimonitor oleh skema rangkaian komparator tegangan/voltage IC LM741 yg berperan membaca level tegangan/voltage baterai yg dicharge lalu membandingkannya dngn tegangan/voltage rekomendasi komparator. Tegangan/voltage rekomendasi skema rangkaian komparator tersebut ditetapkan oleh Resistor 1 & Resistor 2. untuk memperoleh nilai rekomendasi tegangan/voltage penuh baterai sesuai dngn yang di inginkan maka Resistor 2 bisa ditukar memakai VR 10KOhm.

Untuk pengisian baterai AA tegangan/voltage rekomendasi komparator (tegangan/voltage pada pin 3 IC1 LM741) diset jadi 1, 47 volt DC memakai Resistor 2 (VR 10 KOhm). Sistem pengisian (charging) baterai dikerjakan oleh transistor dengan tipe Q1 BD139 yg berperan sbg power charger pada skema rangkaian charger baterai di atas. Skema rangkaian charger baterai automatis tersebut dilengkapi dngn 2 buah indikator yakni indikator sistem pengisian baterai (charging) memakai LED warna hijau yg bakal menyala pada waktu sistem pengisian & bakal pada pada saat pengisian usai. Lalu LED warna merah sbg indikator level baterai sudah penuh, di mana LED tersebut bakal menyala pada waktu baterai sudah penuh & bakal padam pada waktu sistem pengisian berlangsung.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih