Cara Membuat Skema rangkaian Detektor Kebohongan (Lie Detector) Sederhana

By | March 28, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Detektor Kebohongan (Lie Detector) Sederhana – Skema rangkaian detektor kebohongan maupun lebih di kenal sbg lie detector yaitu skema rangkaian elektronika yg berperan untuk mengidentifikasi seorang pada waktu diinterogasi, apakah dia berbohong maupun tdk. Ada 2 type cara yg dipakai untuk mengidentifikasi kebohongan seorang pada waktu diinterogasi, yakni dngn memantau detak jantung & memantau resistansi kulit.

Skema rangkaian lie detector pada gambar di bawah adalah skema rangkaian detektor kebohongan dngn cara mengukur resistansi kulit yg bakal dipengaruhi oleh peredaran darah pada kulit itu. Skema rangkaian detektor kebohongan maupun lie detector pada artikel tersebut benar-benar sederhana & bisa bekerja meskipun tdk seakurat dngn alat detektor kebohongan (lie detector) profesional yg dipunyai penyidik. Untuk membuat skema rangkaian detektor kebohongan sederhana tersebut bisa disimak skema rangkaian lie detecktor sederhana & daftar komponen yg dipakai sbg berikut.

Gambar Skema rangkaian Detektor Kebohongan (Lie Detector) Sederhana

Daftar Komponen Skema rangkaian Detektor Kebohongan (Lie Detector) Sederhana

Resistor 1 memiliki tipe atau berukuran 33K

Resistor 2 memiliki tipe atau berukuran Potensiometer 5K

Resistor 3 memiliki tipe atau berukuran 1. 5K

Capasitor 1 memiliki tipe atau berukuran 1uF/16V

Q1 memiliki tipe atau berukuran 2N3565

M1 memiliki tipe atau berukuran Meter analog 0-1 mA

Skema rangkaian detektor kebohongan (lie detector) sederhana yang ditunjukan pada gambar di atas benar-benar sederhana & di bangun cuma dngn 1 komponen aktif transistor dengan tipe Q1 jenis 2N3565. Skema rangkaian lie detector tersebut disuplay dngn sumber tegangan/voltage simetris ┬▒ 4, 5 volt DC dari 6 buah baterai 1, 5 volt. Pada skema rangkaian detektor kebohongan di atas ada potensiometer Resistor 1 yg berperan untuk kalibrasi jarum meter supaya menunjuk posisi 0.

Skema rangkaian detektor kebohongan (lie detector) tersebut bakal memberikan simpangan jarum penunjuk pada meter pada waktu di pakai. Simpangan yg ditunjukan meter itu sebagai hasil resistansi kulit orang yg dipengaruhi oleh aliran darah yg berdenyut sesuai irama denyut jantung. Pada waktu orang tdk bebohong maka simpangan jarum meter bakal tetap stabil & kontinyu sesuai denyut jantung yg stabil, & pada waktu seorang berbohong maka simpangan jarum meter bakal menyimpang ljauh ebih kuat & simpangan tdk stabil lantaran detak jantung pun tdk stabil.

Untuk mengoperasikan skema rangkaian detektor kebohongan sederhana tersebut bisa dikerjakan dngn menghubungkan ke-2 probe ke jari tangan kanan & jari tangan kiri. Lalu mensuply sumber tegangan/voltage ke skema rangkaian & mengamati simpangan jarum meter pada waktu lakukan interogasi. Terminal probe bisa memakai terminal jenis aligator supaya gampang dlm pemakaian.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih