Cara Membuat Skema rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC

By | December 19, 2013

Cara Membuat Skema rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC – Skema rangkaian kontrol kecerahan lampu DC adalah skema rangkaian dimer DC yg digunakan untuk mengatur kecerahan intensitas lampu DC. Tehnik pengontrolan kecerahan lampu DC di skema rangkaian tersebut mengunakan cara PWM (Pulse Width Modulation). Skema rangkaian kontrol kecerahan lampu DC tersebut di bangun memakai komponen utama IC timer 555 yg dikonfigurasikan sbg multivibrator astabil dngn frekuensi tetap di range 150 Hz. Untuk mengoperasikan skema rangkaian kontrol kecerahan lampu DC tersebut dibutuhkan sumber tegangan/voltage DC +3 volt yg di ambil dari 2 buah batere AA. Untuk merakit maupun membuat sendiri “Rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC” bisa memakai rekomendasi skema rangkaian & komponen yg dipakai di gambar berikut.

Gambar Skema rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC

Daftar Komponen Skema rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC

P1 memiliki tipe atau berukuran 470K

Resistor 1 memiliki tipe atau berukuran 10K

Resistor 2 memiliki tipe atau berukuran 47K

Resistor 3 memiliki tipe atau berukuran 1K5

Capasitor 1 memiliki tipe atau berukuran 22nF

Capasitor 2 memiliki tipe atau berukuran 100µF 25V

Dioda 1, Dioda 2 memiliki tipe atau berukuran 1N4148

IC1 memiliki tipe atau berukuran NE555

Q1 memiliki tipe atau berukuran BD681

LP1 memiliki tipe atau berukuran 1. 5V 200mA

SW1 memiliki tipe atau berukuran SPST Switch

B1 memiliki tipe atau berukuran 3V

Skema rangkaian kontrol kecerahan lampu DC pada gambar di atas dikendalikan oleh multivibrator astabil 555 yg pulsa outputnya bisa dimodifikasi nilai periode pulsa posistif & periode pulsa negatifnya memakai potensiometer P1. sistem inilah yg dimaksud dngn cara PWM yg dimaksud di skema rangkaian kontrol kecerahan lampu DC tersebut. Dengan cara berturut-turut lebar pulsa posistif diatur oleh potensiometer P1, hingga perbandingan lebar pulsa postif & negatif output dari multivibrator astabil 555 bisa beralih & bias basis transistor Q1 pula beralih & pada selanjutnya arus yg dialirkan oleh Q1 untuk lampu DC pun beralih hingga sinar yg dihasilkan lampu pun alami pergantian intensitas sinar.

Semikin lebar pulsa posisit maka makin besar arus yg diberikan ke lampu hingga semakin terang sinar yg dihasilkan & sebaliknya. Prinsip pengontrol kececarahan lampu DC memakai “Rangkaian Kontrol Kecerahan Lampu DC” di gambar di atas yaitu memakai tehnik PWM di mana lebar pulsa positif bisa diatur memakai potensiometer P1. Di mana makin lebar pulsa positif yg diberikan ke lampu DC maka semikin cerah intensitas sinar yg dihasilkan oleh lampu DC itu & semikin sempit pulsa positif yg diberikan ke lampu DC maka semkin redup intensitas sinar yg dihasilkan oleh lampu DC.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih