Cara Membuat Skema rangkaian Lampu Emergency Otomatis

By | December 19, 2013

Cara Membuat Skema rangkaian Lampu Emergency Otomatis – Skema rangkaian lampu emergency automatis tersebut memakai lampu neon 20 watt dngn sumber tegangan/voltage (backup) baterai kering 6 volt 2 unit. Skema rangkaian lampu emergency tersebut berperan untuk berikan penerangan darurat di waktu penerangan utama (lampu dngn sumber listrik PLN) padam.

Skema rangkaian lampu emergency tersebut bakal automatis menyala di waktu jaringan listrik komersial (PLN) padam. Skema rangkaian lampu emergency automatis tersebut bisa dipasang di dlm rumah di ruangan yg cukup luas, karena lampu yg dipakai yaitu lampu neon 20 watt. Skema rangkaian lampu emergency automatis tersebut di buat memakai inverter DC 6 volt ke AC 220 volt. Skema rangkaian lengkap lampu emergency automatis bisa disimak di gambar dibawah ini.

Skema rangkaian Lampu Emergency Otomatis

Daftar Komponen Skema rangkaian Lampu Emergency Automatis

Resistor 1, Resistor 4, Resistor 6, Resistor 8 memiliki tipe atau berukuran 1K ;

Resistor 2 memiliki tipe atau berukuran 10R-1W ;

Resistor 3 memiliki tipe atau berukuran 820R ;

Resistor 5 memiliki tipe atau berukuran 10K ;

Resistor 7 memiliki tipe atau berukuran 100R

Capasitor 1 memiliki tipe atau berukuran 1000uF-25V ;

Capasitor 2 memiliki tipe atau berukuran 10uF-16V ;

Capasitor 3 memiliki tipe atau berukuran 0. 01uF

Dioda 1, Dioda 2, Dioda 3, Dioda 4, D7 memiliki tipe atau berukuran 1N4007 ;

Dioda 5, D8 memiliki tipe atau berukuran 1N4148 ;

Dioda 6 memiliki tipe atau berukuran 6. 2V Zener

Q1 memiliki tipe atau berukuran SL100 ;

Q2 memiliki tipe atau berukuran 2N2222 ;

Q3, Q4 memiliki tipe atau berukuran IRF840

IC1 memiliki tipe atau berukuran LM308 ;

IC2 memiliki tipe atau berukuran NE555

S1 memiliki tipe atau berukuran SPST Switch

B1, B2 memiliki tipe atau berukuran 6V-4A Battery

TI memiliki tipe atau berukuran 220V AC

Primary to 0V-6V 250mA

T2 memiliki tipe atau berukuran 4. 5V-0V-4. 5V 5A Primary To 230V AC

Rangkaian lampu emergency automatis di atas di bangun dngn bagian-bagian utama sbg dibawah ini.

Sisi inverter DC 6 volt ke AC 220 volt, sisi tersebut berperan untuk merubah sumber tegangan/voltage DC dari batere 6 volt jadi tegangan/voltage AC 220 volt hingga bisa dipakai untuk menyalakan lampu neon 20 watt sbg lampu penerangan darurat. Skema rangkaian inverter DC 6 volt ke AC 220 volt tersebut di bangun dngn pembangkit gelombang IC 555 & MOSFET IRF 840 sbg power inverternya.

Sisi Skema rangkaian charger batere automatis, sisi tersebut berperan untuk isi batere (accumulator kering 6 volt 2 unit) di waktu jaringan listrik komersial (PLN) ada (hidup). & berperan untuk mengalirkan sumber tegangan/voltage DC (batere 6 volt) ke skema rangkaian inverter DC ke AC di waktu jaringan listrik PLN padam. Skema rangkaian charger batere automatis tersebut bisa isi baterai sampai penuh & bakal menghentikan sistem pengisian batere dengan cara automatis.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih