Cara Membuat Skema rangkaian Monitor Tegangan

By | February 15, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Monitor Tegangan – Skema rangkaian monitor tegangan/voltage yaitu skema rangkaian elektronik yg berperan untuk memantau suatu sumber tegangan supaya senantiasa dlm keadaan maksimal, jika sumber tegangan/voltage yg dimonitor oleh skema rangkaian tersebut mengalalmi penurunan level tegangan/voltage hingga batas toleransi maksimum yg diperbolehkan oleh skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut maka skema rangkaian bakal berikan tanda indikator berbentuk nyala lampu LED.

Skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut bisa dipakai untuk memantau sumber tegangan/voltage DC. Aplikasi yang berasal dari skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut bisa ditemuai di rangkaian-rangkaian emergency & berperan untuk berikan info tegangan/voltage sumber yg dipakai & untuk berikan perintah untuk pengisian maupun charge baterai yg dipakai. Skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut benar-benar sederhana & bisa berperan dengan cara maksimal. Untuk membuat skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut bisa disimak skema rangkaian & komponen yg dipakai sbg berikut.

Gambar Skema rangkaian Monitor Tegangan

Skema rangkaian monitor tegangan/voltage yang ditunjukan pada gambar di atas di bangun dngn suatu penguat operasional (Op-Amp) yg diseting sbg komparator maupun pembanding. Skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut di buat memakai penguat operasional 741, pembagi tegangan/voltage rekomendasi & indikator LED. Di skema rangkaian monitor tegangan/voltage itu dilengkapi potensiometer untuk mengatur tegangan/voltage toleransi maupun batas tegangan/voltage yg diperbolehkan.

Jika skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut mendeteksi tegangan/voltage baterai rendah maka lampu LED bakal menyala untuk memberikan indikasi tegangan/voltage rendah. Skema rangkaian monitor tegangan/voltage tersebut bisa dioperasikan dngn sumber tegangan/voltage DC 6 volt sampai 15 volt. Di waktu setelah selesai perakitan butuh dilaksanakan seting tegangan/voltage rekomendasi dngn langkah mengatur posisi tuas potensiometer sesuai keperluan.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih