Cara Membuat Skema rangkaian Pelindung Pompa Air

By | December 13, 2013

Cara Membuat Skema rangkaian Pelindung Pompa Air – Skema rangkaian Pelindung Pompa Air tersebut sudah di kembangkan untuk membatasi saat menggerakkan suatu pompa air lantaran pompa dapat rusak bila jalan terlampau lama saat air kering. Skema rangkaian mendeteksi berapakah lama pompa sudah diaktifkan, & bila waktu tersebut melebihi batas yg sudah ditetapkan sebelumnya (30 menit dlm masalah tersebut), tegangan/voltage suplai ke pompa terganggu.

Skema rangkaian Pelindung Pompa Air dihubungkan dengan cara seri dngn listrik kabel suplai pompa. Input 230 V di sisi kiri dari gambar skema rangkaian, & output pada samping kanan. Skema rangkaian terbagi dalam tiga unsur utama : power supply, skema rangkaian waktu & detektor. Tegangan/voltage suplai di ambil dari sambungan listrik ke pompa lewat transformator TR1. Lantaran stabilisasi tegangan/voltage tdk dibutuhkan, power supply terbatas pada gabungan standard suatu transformator, penyearah jembatan & kapasitor/kondensator smoothing. LED D5 melakukan tindakan sbg on/off indikator. Suatu 4060 (IC1) dipakai untuk fungsi waktu. LED D10 (Kalkulasi) berkedip sepanjang tenaga dipasok ke beban. Atau, posisi jumper Test bisa dipakai untuk menentukan keluaran Q6. Output tersebut mengganggu kekuatan/tenaga pompa sesudah 6 detik untuk maksud pengujian.

Di bawah ini kami sajikan buat Anda gambar skema rangkaian Pelindung Pompa Air.

Gambar Skema rangkaian Pelindung Pompa Air

2 dioda terhubung anti-paralel (D6-D7) yg diletakkan dengan cara seri dngn satu diantara pasokan yg mengarah untuk mendeteksi apakah pompa tengah jalan. Saat pompa nyala, tegangan/voltage dioda tersebut cukup untuk memicu T1 & T2 bekerja. Transistor tersebut pull down mereset input dari IC1, hingga skema rangkaian waktu mulai mengkalkulasi. Dioda D8 & D9 sediakan jalur kembali ke tanah dari pin ulang, koneksi langsung di titik tersebut bakal keluar mendeteksi dioda, yg tdk apa yg anda kehendaki! Dioda tersebut mengakibatkan tingkat ulang untuk mengulang di seputar 0, 8 V. Capasitor 2 menekan & menyeberang jalan dari sinyal AC yg dinyatakan dapat mengakibatkan skema rangkaian rusak.

Bila pompa tetap jalan saat interval waktu sudah selesai, T3 berikan daya sebesar 12 V di relay Re1, yg di gilirannya mengemudi relay 220-Volt dngn 2 kontak changeover. Satu diantara kontak tersebut mengganggu suplai tegangan/voltage ke pompa, sedang yg lain dipakai untuk mengaktifkan lagi LED (D11). Pompa bisa diawali lagi dngn menekan tombol Restart. Begitulah prinsip kerja dari Skema rangkaian Pelindung Pompa Air. Semoga berguna.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih