Cara Membuat Skema rangkaian Penunjuk Baterei Lemah

By | December 9, 2013

Cara Membuat Skema/rangkaian Penunjuk Baterei Lemah – Skema/rangkaian Penunjuk Baterei Lemah yaitu skema/rangkaian elektronika yg dapat tunjukkan saat gunakan baterei yg tersisa dngn memvariasikan siklus tugas & tingkat flash LED sbg penurunan tegangan/voltage baterei. Juga, skema/rangkaian betul-betul tunjukkan lima keadaan baterei : (1) cahaya stabil memberikan keyakinan tunjukkan bahwasanya keadaan baterei sehat, (2) 2Hz secercah (sebentar off) tunjukkan bahwasanya baterei mulai melemah, (3) 5Hz 50% tugas siklus flash adalah peringatan bahwasanya Anda mesti mempunyai baterei cadangan di tangan, (4) singkat berkedip di tingkat 2Hz tunjukkan napas paling akhir baterei, & (5) saat LED selalu off, waktunya untuk tukar baterei. IC1 yaitu kabel sbg osilator/komparator, dngn rekomendasi tegangan/voltage nominal tetap kira-kira 1. 5V di input pin 2 (inverting) (sebetulnya, itu beragam pada kira-kira 1. 7v & 1. 4V bergantung pada histeresis yg disiapkan lewat Resistor 6).

Tegangan/voltage rekomendasi dlm skema/rangkaian penunjuk baterei lemah tersebut datang dari pembagi tegangan/voltage yg terbagi dalam Resistor 4 & Resistor 5, yg terhubung pada rel 5V datang dari regulator REG1, & resistor umpan balik Resistor 6. Demikian juga, input pin 3 dari IC1 (non-pembalik) terhubung ke pembagi tegangan/voltage yg terbagi dalam Resistor 1 & Resistor 2 yg melewati baterei 9V. Menghadirkan pemakaian niai komponen, skema/rangkaian bakal berpindah dari LED1 terus di flash modus saat baterei 9V turun jadi kira-kira 6. 5V. Setelah itu, LED1 dengan cara terus-terusan off untuk tegangan/voltage baterei di bawah 5. 5V.

Pasti, Anda bisa men-tweak nilai resistor dlm jaringan pembagi untuk ambang tegangan/voltage yg tidak sama seperti yg di idamkan. Dlm operasi, skema/rangkaian berosilasi cuma saat tegangan/voltage baterai sampel (yakni, tegangan/voltage di pin 3) yaitu pada batas atas & bawah tegangan/voltage ditata di pin 2. Capasitor 3 sediakan waktunya. Di atas & di bawah batas-batas tersebut, IC1 cuma berperan sbg komparator & memegang LED1 terus-terusan atau mematikan. Pada akhirnya, untuk secara pas mengatur ambang batas mati baterei, Resistor 4 disesuaikan untuk mengimbangi variasi dlm toleransi regulator.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih