Cara Membuat Skema rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)

By | May 1, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current) – Skema rangkaian power supply dngn arus besar bisa di buat dngn memakai transistor dengan tipe power dngn kekuatan mengalirkan arus yg besar. Konsep pembuatan skema rangkaian power supply dngn arus besar (high current) tersebut memakai rancangan itu. Di skema rangkaian power supply high current tersebut sumber tegangan/voltage di turunkan dngn transformer dngn kemampuan arus yg besar & disearahkan dngn dioda dngn kemampuan arus yg besar hingga tinggal memastikan skema rangkaian regulator tegangan/voltage & arus yg bakal dipakai supaya bisa mengalirkan arus yg besar. Rancangan pembuatan skema rangkaian power supply dngn arus besar maupun high current power supply tersebut bisa disimak di gambar skema rangkaian dibawah ini.

Gambar Skema rangkaian Power Supply Dngn Arus Besar (High Current)

Daftar Komponen Skema rangkaian Power Supply Dngn Arus Besar (High Current)

Resistor 1 Memiliki tipe atau berukuran 680

Capasitor 1 Memiliki tipe atau berukuran 10000 uF/50V

Capasitor 2, Capasitor 3 Memiliki tipe atau berukuran 1000 uF/50V

Capasitor 4 Memiliki tipe atau berukuran 100nF Capasitor 5 Memiliki tipe atau berukuran 100 nF

Dioda 1 Memiliki tipe atau berukuran Dioda Zener

Q1 Memiliki tipe atau berukuran 2N3055

BR1 Memiliki tipe atau berukuran Dioda Bridge

skema rangkaian power supply yang ditunjukan pada gambar di atas, regulator tegangan/voltage yg dipakai yaitu suatu dioda zenner & penguat arus yg dipakai yaitu transistor. Secara garis besar manfaat komponen – komponen di skema rangkaian power supply dngn arus besar yang ditunjukan pada gambar di atas yaitu sbg berikut.

  • Transformer (T1), berperan sbg penurun tegangan/voltage dngn kemampuan arus yg besar.
  • Dioda bridge (BR1) & kapasitor/kondensator (Capasitor 1 & Capasitor 2) berperan sbg skema rangkaian penyearah tegangan/voltage AC yang berasal dari transformer. Nilai dioda bridge tersebut mesti lebih besar dari transformer yg dipakai.
  • Resistor (Resistor 1) & dioda zener (Dioda 1) berperan sbg regulator tegangan/voltage, Resistor 1 berperan untuk pembatas arus di dioda zener sekalian sbg pemberi bias basis transistor Q1 sedangankan dioda zener sbg pembatas tegangan/voltage basis supaya konsisten di level tertentu sesuai dngn dioda zener yg dipakai.
  • Transistor Q1, berperan sbg penguat arus dngn tegangan/voltage yg ditetapkan oleh dioda zener. untuk menambah kemampuan arus power supply bisa dilakukan dngn memberikan transistor dengan cara parallel dngn transistor Q1. Transistor Q1 tersebut memerlukan pendingin (heatsink) untuk membuang panas yg dihasilkan di waktu skema rangkaian power supply dipakai.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih