Cara Membuat Skema rangkaian Pre-Amplifier Microphone Balance

By | February 10, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Pre-Amplifier Microphone Balance – Skema rangkaian pre-amplifier microphone maupun kerap dimaksud dngn nama skema rangkaian pre-amp mic yaitu skema rangkaian yg berperan sbg penguat awal maupun penguat depan untuk microphone & langsung berhubungan dngn microphone. Skema rangkaian pre-amp mic terdapat banyak type, dlm skema rangkaian pre-amp mic dlm artikel ini yaitu pre-amp mic untuk microphone balance (Balanced Microphone).

Dlm microphone balance ada dua (2) kumparan maupun coil microphone yg dibuat dlm satu selonsong & terhubung dlm membran mic yg sama. Konfigurasi coil dlm microphone balance bakal menghasilkan tegangan/voltage output/keluaran yg saling berlainan fasa 180° hingga dibutuhkan pre-amp mic khusus seperti pada gambar skema rangkaian dibawah ini ini.

Skema rangkaian Pre-Amplifier Microphone Balance

Skema rangkaian pre-amp mic balance seperti tampak yang ditunjukan pada gambar di atas yaitu satu diantara contoh pre-amp mic balance yg memakai penguat operasional (Op-Amp) IC NE5534 sbg penguat sinyal dari microphone. Skema rangkaian pre-amplifier microphone yang ditunjukan pada gambar di atas dipakai untuk penguat depan microphone type dinamic dngn output/keluaran balance. Skema rangkaian pre-amplifier microphone pada gambar skema rangkaian di atas memerlukan tegangan/voltage sumber berbentuk tegangan/voltage DC simetris ± 15 volt DC untuk mensuplai IC Ne5534.

Resistor 3 pada skema rangkaian pre-amplifier microphone di atas berperan untuk hindari terjadinya osilasi pada waktu terminal input/masukan terbuka (open circuit). Konfigurasi Resistor 1, Resistor 4 & Resistor 2, Resistor 5 & P1 berperan sbg seting nilai CMR (common- mode rejection) dari sinyal yg direproduksi oleh microphone balance hingga bisa diserap secara optimal oleh skema rangkaian pre-amp mic itu. Dngn komponen sesuai dngn gambar skema rangkaian di atas pre-amplifier tersebut bakal mensuply performasi yg bagus dngn tingkat distorsi THD+N (keseluruhan harmonic distortion plus noise) yg benar-benar rendah sebesar 0, 1% dngn seting P1 pada range frekuensi ± 1KHz.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih