Cara Membuat Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik

By | January 14, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik – Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut berperan untuk mengalirkan sumber tegangan/voltage kebeban maupun peralatan listrik dngn daya besar secara perlahan-lahan. Dngn pemasangan Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut maka tdk terjadi kejutan pasokan daya listrik di jaringan listrik dngn beban besar itu. Hal tersebut dikarenakan supply tegangan/voltage listrik ke peralatan dngn daya besar itu tdk segera diberikan secara maksimal, tetapi diberikan sedikit demi sedikit sampai pada akhirnya diberikan secara penuh, hingga pasokan daya di jaringan listrik itu tdk bakal tersedot secara maksimum di waktu peralatan dngn daya besar itu dinyalakan.

Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut sebaiknya dipakai di peralatan listrik daya besar seperti motor listrik, tv, maupun mesin-mesin listrik induksi yang lain dngn daya besar. Untuk membuat Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut tdk dibutuhkan banyak komponen dngn komponen yg gampang didapat dipasaran. Gambar skema rangkaian & komponen yg dipakai untuk membuat Soft Start Alat Listrik tersebut bisa disimak di gambar dibawah ini.

Gambar Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik

Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik yang ditunjukan pada gambar di atas di dasarnya yaitu skema rangkaian menunda (delay) yg bakal menahan arus untuk supply tegangan/voltage peralatan listrik memakai Resistor 4 10 Ohm/5 watt sampai waktu menunda itu terpenuhi, ketika waktu menunda Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik terpenuhi maka supply tegangan/voltage ke peralatan listri itu diberikan secara penuh lewat kontaktor relay. Saat menunda Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut ditetapkan oleh kecepatan pengisian Capasitor 2 1000 uF/16V.

Makin besar kapasitor/kondensator yg dipasang di Capasitor 2 maka makin lama waktu menunda yg terjadi di Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik itu & sebaliknya. Nilai waktu menunda Skema rangkaian Soft Start Alat Listrik tersebut baiknya di perkirakan hingga mesin maupun peralatan listrik yg disupply sudah bekerja & tdk menyedot daya listrik maksimal lagi, hingga demikian saat menunda “Rangkaian Soft Start Alat Listrik” tersebut selesai maka pasokan daya listrik bisa dialirkan ke peralatan tanpa kejutan pasokan daya lagi.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih