Cara Membuat Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal

By | April 19, 2014

Cara Membuat Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal – Skema rangkaian tester kondisi cristal maupun kerap dimaksud pula dngn crystal tester tersebut berperan untuk mengetahui keadaan bagus maupun buruknya crystal. Keadaan bagus dlm artian crystal masih dapat bekerja sbg resonator. Status keadaan bagus maupun buruknya crystal yg ditest memakai skema rangkaian tester keadaan crystal tersebut direpresenatsikan dngn nyala LED & bunyi buzer.

“Rangkaian tester kondisi crystal” tersebut bisa dipakai untuk mengetahui keadaan kristal dngn range frekuensi 32 KHz sampai 24 MHz. Skema rangkaian tester keadaan crystal tersebut di bangun dngn IC 74HC4060 & IC 4060 yg mempunyai peranan sama dngn karakteristik maupun kekuatan berbeda. IC 74HC4060 dipakai untuk lakukan testing crystal dngn frekuensi kerja diatas 1 MHz & IC 4060 dipakai untuk testing crystal dngn frekuensi kerja di bawah 1 MHz. Dipakai IC yg berdeda tersebut ditujukan untuk memperoleh tingkat kesuksesan test crystal yg lebih bagus. Untuk membuat maupun merakit sendiri “rangkaian tester crystal” tersebut bisa disimak skema rangkaian & komponen yg dipakai di gambar berikut.

Gambar Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal

Daftar Komponen Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal

Resistor 1, Resistor 7 Memiliki tipe atau berukuran 1 M

Resistor 2, Resistor 3 Memiliki tipe atau berukuran 5, 6 K

Resistor 4 Memiliki tipe atau berukuran 220 K

Resistor 5 Memiliki tipe atau berukuran 1 K

Resistor 6 Memiliki tipe atau berukuran 220

Capasitor 1, Capasitor 2 Memiliki tipe atau berukuran 220 pF

Capasitor 3, Capasitor 4 Memiliki tipe atau berukuran 10 F/25V

Capasitor 5 Memiliki tipe atau berukuran 100 nF

Capasitor 6, Capasitor 7 Memiliki tipe atau berukuran 33 pF

Dioda 1 Memiliki tipe atau berukuran LED

Dioda 2 Memiliki tipe atau berukuran 1N4148

T1 Memiliki tipe atau berukuran BC547C

IO1 Memiliki tipe atau berukuran 4060

IO2 Memiliki tipe atau berukuran 74HC4060

IO3 Memiliki tipe atau berukuran 78L05

S1 Memiliki tipe atau berukuran Push Button

S2 Memiliki tipe atau berukuran SPDT

Untuk membuat maupun merakit “Rangkaian Tester Kondisi Crystal” yang ditunjukan pada gambar di atas bisa memakai design PCB & tata letak komponen yg sudah ada & bisa disimak pada gambar di bawah.

Layout PCB Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal

Tata Letak Komponen Skema rangkaian Tester Kondisi Crystal

Skema rangkaian tester keadaan crystal yang ditunjukan pada gambar di atas bisa dioperasikan dngn sumber tegangan/voltage DC +9 volt yang berasal dari suatu baterai. Pada skema rangkaian tester crystal yang ditunjukan pada gambar di atas ada 2 buah saklar yg berperan sbg berikut. S1 berperan untuk menghidupkan skema rangkaian tester crystal tersebut, S1 adalah saklar push button & bisa ditekan (di hidupkan) sesudah crystal yg ditest terpasang di socket. S2 berperan untuk menentukan konfigurasi kerja skema rangkaian, ada 2 pilihan dngn S2 yakni pilihan untuk test crystal dngn frekuensi kerja kurang dari 1 MHz & crystal dngn frekuensi kerja lebih dari 1 MHz. Posisi S2 tersebut sebaiknay ditetapkan terlebih dulu saat sebelum S1 ditekan untuk menghidupkan skema rangkaian.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih