Cara Membuat Skema/rangkaian Penetas Telur Otomatis

By | December 6, 2013

Cara Membuat Skema/rangkaian Penetas Telur Otomatis – Skema/rangkaian Penetas Telur Automatis yaitu suatu skema/rangkaian elektronika yg bisa dipakai untuk menetaskan telur. Jadi Anda tidak butuh menanti induk ayam mengeram untuk menetaskan telurnya lantaran skema/rangkaian tersebut dapat disebutkan sbg induk buatan. Disamping itu, itik yaitu hewan yg malas untuk mengerami telurnya sendiri. Dngn pertolongan skema/rangkaian tersebut Anda tdk kesusahan apabila hendak membudidayakan ternak itik.

Skema/rangkaian Penetas Telur Automatis tersebut cukup simple & gampang membuatnya. Skema/rangkaian tersebut memakai thermistor sbg komponen intinya & transistor dengan tipe PNP (ZT2284 atau BC557 atau BD140). D sini thermistor berperan sbg sensor elektronika yg dipakai untuk mengukur suhu. Pada prinsipnya, bila nilai tahanan berubah, maka suhu atau temperatur yg mengenai termistor tersebut pun turut berubah. Kita pastinya dapat mengatur suhu ruangan pas dngn yg kita kehendaki dngn terdapatnya sensor tersebut. Dngn demikian tidak diragukan lagi bila skema/rangkaian tersebut dapat berperan sbg mesin penetas telur automatis. Adapun prinsip dari mesin penetas telur automatis yaitu saat suhu meningkat lebih dari semestinya maka pemanas atau lampu bakal padam atau kipas penyedot bakal menyala. & saat suhu ruangan melewati batas suhu paling rendah ( minimal) maka pemanas atau lampu bakal menyala. Untuk lebih jelasnya dapat Anda tengok gambar skema/rangkaian Penetas Telur Automatis dibawah ini.

Gambar Skema/rangkaian Mesin Penetas Telur Otomatis

Tata Letak Penempatan Alat

Suhu ruangan untuk mesin penetas telur umumnya di 37. 8° C atau 100° F. Nah, saat suhu ruangan nyatanya di atas 38°C, maka relay bakal bekerja untuk menghidupkan kipas penyedot & mematikan lampu. & sebaliknya, saat suhu ruangan turun di bawah 37° C, maka relay bakal mati & lampupun menyala. Lamanya relay tersebut bekerja bisa disetting atau ditata oleh VR2. Sedang VR1 dipakai untuk mengatur tinggi rendahnya suhu yg hendak dicapai & VR3 dipakai untuk menghaluskan pengaturan suhu yg hendak dicapai. Perbedaan suhu cuma berkisar 0. 5°-1°. Manfaatkanlah relay yg memiliki dua pin di mana pin perdana untuk kipas, & pin satunya lagi untuk menyalakan & mematikan lampu. Semoga Skema/rangkaian Penetas Telur Automatis tersebut berguna untuk Anda.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih