Cara Merawat Filter Udara – Angin Mobil

By | December 23, 2013

Cara Merawat Filter Udara – Angin Mobil – Filter udara/angin pada mobil memegang fungsi yang cukup penting dalam melindungi tenaga yang dihasilkan mobil, lantaran filter angin mobil dipakai untuk menyaring angin yang masuk ke area bakar. Angin yang berkwalitas bisa menambah performa mesin baik tenaga ataupun usia hidup mesin, angin berkwalitas baik yang disebut yaitu angin yang bersih ( tanpa kotoran atau debu) serta angin dengan suhu yang dingin.

Angin yang Berkualitas

Angin yang bersih ( tanpa debu serta kotoran) bakal menjaga area bakar yang bersih tanpa kemasukan debu atau zat lain seperti asap kendaraan diesel, angin yang kotor bisa mengakibatkan timbunan kerak yang melekat pada dinding silinder yang mana mengakibatkan akselerasi mobil jadi menyusut lantaran pembakaran yang kurang sempurna. Efek lain yang diakibatkan bila angin yang masuk kotor yaitu dinding silinder mesti kerap dibikin bersih serta mempunyai dampak cacadnya dinding silinder.

Angin dengan suhu rendah (dingin) bakal tambah baik dari angin yang panas lantaran angin dingin mempunyai kepadatan angin yang semakin besar serta mempunyai kandungan oksigen yang semakin besar pada volume yang sama juga dengan angin panas. Oksigen yang cukup bisa menolong dalam sistem pembakaran bahan bakar dalam area bakar hingga pembakaran BBM jadi lebih gampang dikerjakan, sebaliknya bila pembakaran kurang lancar bisa mengakibatkan mobil kurang tenaga juga dapat brebet atau mogok.

Untuk memperoleh angin yang dingin maka mobil mesti dilengkapi dengan pipa CAI (Cold Air Intake), yaitu sejenis pipa yang berperan mengambil angin dingin dari bawah serta sekalian juga bikin lebih dingin lagi saat sebelum masuk filter. Untuk catatan angin yang dingin semakin banyak berkumpul di bagian bawah (dekat tanah), hal semacam ini berkenaan dengan berat type angin dingin yang semakin besar serta ada dibawah angin panas. Untuk memperoleh angin dingin ini pangkal pipa CAI mesti diletakkan serendah barangkali dengan tanah ( umumnya dipasang pada bumper depan sisi bawah) umumnya dipasang oleh ahli hingga rapi.

Tak hanya angin yang bersih serta dingin volume angin yang masuk juga merubah performa mesin, makin banyak angin yang masuk maka makin bagus pembakaran yang berlangsung pada area bakar, untuk memperbesar volume angin yang masuk dapat memakai sebagian pilihan dengan modifikasi filter angin.

Menentukan Filter Angin yang Tepat

Saat ini bakal membandingkan Filter angin mobil type Open Pod serta Drop In, filter angin open pod mempunyai keunggulan pada kemampuannya menyerap angin dengan kemampuan besar, alhasil angin yang masuk area bakar semakin banyak dari saringan angin jenis Drop In apa lagi saringan angin standard hingga akselerasi mobil (tarikan/tenaga) tambah baik daripada Drop In ataupun Filter angin Standard.

Kekurangan filter angin jenis Open Pod yaitu kurang dapat menyaring angin dengan cukup bersih, hingga partikel debu asap ataupun kotoran lain sering masuk ke area bakar. Mobil yang memakai saringan angin jenis Open Pod mesti sering-sering membersihkan area bakar mobil.

Filter angin yang ke dua yaitu jenis Drop In, filter angin type ini mempunyai kekuatan menyerap angin yang lebih kecil dibanding dengan jenis Open Pod, walau demikian mempunyai kekuatan menyaring angin dengan lebih bersih bila dibanding Open Pod. Mobil yang memakai filter angin type ini akselerasinya lebih lambat dari pada yang memakai jenis Open Pod walau demikian yang memiliki mobil tak perlu kuatir persoalan partikel yang masuk lantaran filter type Drop In ini cukup bersih dalam menyaring angin. Saringan angin Drop In ini dapat cukup gampang dalam hal pemasangan lantaran wujud filter sama juga dengan filter standart, tinggal melepas filter standart serta menggati dengan filter angin Drop In.

Filter angin yang ke 3 yaitu filter angin Standart yaitu bawaan pabrik, filter angin Standart ini benar-benar bersih untuk menyaring angin, walau demikian volume angin yang masuk juga paling kecil di antara ke 3 type filter angin, kelemahannya akselerasi kurang, walau demikian kelebihannya tak perlu bersihkan area bakar dalam periode waktu yang paling lama.

Lalu bagaimana menentukan jenis filter angin untuk mobil kita? umumnya yang memiliki mobil yang memakai Filter Open Pod yaitu untuk mobil transmisi manual, sedang mobil matic semakin banyak memakai jenis Drop In. Filter angin jenis Open Pod bakal bekerja maksimal pada putaran mesin yang tinggi (Rpm tinggi) diatas 3000 Rpm, mobil matic umumnya bila putaran mesin menyentuh 3000 dengan cara automatis beralih gigi hingga pemakaian Open Pod kurang optimal pada mobil matic.

Bersihkan Filter Udara

Untuk perawatan saringan atau filter angin mobil ini tak terlampau susah yaitu dengan sebisa-bisanya bersihkan filter angin yang sudah kotor hingga tak menghalangi angin yang bakal masuk, hal semacam ini juga menghindar masuknya debu pada area bakar.

Cara Bersihkan filter angin mobil dapat dikerjakan lewat cara penyemprotan memakai kompresor ataupun dengan membersihkan filter angin, untuk pembersihan dengan kompresor cukup gampang yaitu tinggal melepas elemen filter angin dari rumah filter angin serta menyemprot elemen dengan angin dari kompresor hingga bersih lalu menempatkan kembali elemen filter pada rumah filter.

Sedang bila membersihkan lewat cara mencuci mesti hati-hati, lantaran banyak filter angin memiliki bahan karton jadi gampang rusak jika di cuci. Lepas elemen filter angin lalu masukkan dalam kombinasi sampo dengan air, rendam 2 menit lalu goyang-goyangkan supaya kotoran rontok. Janganlah terlampau lama dalam membersihkan/merendam elemen filter angin lantaran elemen dapat rusak, sesudah di rasa bersih keringkan ditempat yang berangin serta teduh, janganlah dijemur di terik matahari. Bila telah kering tinggal dipasang pada rumah filter angin.

Kapan kita mesti bersihkan juga ganti filter angin dengan yang baru, hal semacam ini memanglah bergantung dari pemakaian mobil pada medan-medan khusus, walau demikian biasanya bila dipakai di perkotaan filter angin karton/kertas dibikin bersih lewat cara penyemprotan kompresor setiap 1000 km. serta diganti setiap 5000 km.. Sedang filter angin yang memiliki bahan busa dapat lebih lama yaitu 15. 000 km. baru diganti, untuk pencucian sama yaitu setiap 1000 km..

Patokan jarak tempuh untuk pencucian filter angin ini pastinya tak berlaku untuk mobil-mobil yang fungsinya pada medan-medan berdebu seperti mobil jelajah, offroad, mobil proyek dan sebagainya. Mobil jenis ini silakan lakukan penelitian dengan mengecek filter angin, bila menjumpai filter yang kotor maka dapat dibikin bersih.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih