Cara Mudah Menjaga Sepeda Motor Injeksi Yang Benar

By | April 27, 2014

Cara Mudah Menjaga Sepeda Motor Injeksi Yang Benar – Sepeda motor injeksi adalah sepeda motor yg memakai tehnologi dlm mesin pembakaran dlm untuk mencampurkan komposisi bakar dngn angin saat sebelum dibakar. Pemakaian injeksi bahan bakar bakal menambah tenaga mesin apabila dibanding dngn pemakaian karburator, lantaran injektor membuat bahan bakar tercampur dengan cara homogen.

Hal tersebut, jadikan injeksi bahan bakar bisa mengontrol pencampuran bahan bakar & angin yg lebih pas, bagus dlm pembagian & keseragaman. Untuk perawatannya sendiri, sepeda motor dngn tehnologi injeksi barangkali sedikit berlainan dngn sepeda motor umum.

Dlm postingan saat ini corelita.com bakal coba sharing info pada rekan-rekan tentang Tips Sederhana Untuk Menjaga Sepeda Motor Injeksi Yg Benar, berikut info lengkapnya buat kamu :

1. Teliti selang saluran bahan bakar minimum sesudah motor menempuh jarak 2. 000 kilometer Injektor berperan menyemprotkan kabut bahan bakar dngn tekanan tinggi ke mesin yg takaran & waktunya diatur oleh peranti Electronic Control Unit (ECU).

Disamping bertindak penting dlm memastikan sistem pembakaran di area bakar mesin, peranti tersebut pun benar-benar memastikan boros tidaknya konsumsi bahan bakar suatu motor. Tetapi, ketepatan system kerja itu pun bergantung komponen lain, terhitung selang & pompa bahan bakar. Apabila selang kotor maupun bocor, maka kerja injektor tdk bakal optimal. Oleh karenanya, selang harus di check sesudah motor menempuh jarak 2. 000 km..

2. Teliti Pompa Bahan Bakar Apabila sepeda motor sudah lebih dari 50 ribu km. maupun kelipatannya.

Apabila sepeda motor sudah lebih dari 50 ribu km. maupun kelipatannya, maka baiknya dikerjakan kontrol pompa bahan bakar. Mendeteksi tanda-tanda permasalahan pada peranti tersebut cukup gampang. Langkahnya, hidupkan mesin motor pada tempat yg tdk bising, lalu dengarkan pada bagian tangki adakah nada mendenging maupun mendesing.

” Bila terdengar ada nada mendesing, bermakna filter fuel pump terganggu, ” jelas Zainal. Apabila hal semacam itu terjadi, maka Kita mesti membersihkannya & sekalian kuras tangki bahan bakar. Dengan cara itu, Kita bakal memperoleh hasil yg lebih optimal.

3. Yakinkan Ketepatan Posisi Klep Injektor

Walau saat & tekanan ke klep diatur oleh ECU yg sudah diprogram oleh pabrikan. Tetapi, tidak jarang posisi klep alami perubahan lantaran beragam pemicu. Oleh karenanya, supaya kerja injektor betul-betul pas, maka yakinkan klep ada posisi yg pas. Berarti, tdk terlampau renggang & pun tdk terlalu rapat.

Apabila terlampau renggang maka konsumsi bahan bakar ke peranti itu berlebihan & sebaliknya apabila terlampau rapat. Mengakibatkan, semprotan kabut bahan bakar ke area bakar pun tdk ideal seperti takaran dari pabrik. Walhasil, sistem pembakaran tdk sempurna & tenaga mesin loyo maupun motor boros bahan bakar. ” Orang kerap tdk mengerti bahwasanya akar persoalannya ada pada klep tersebut. Lantaran yakin sudah diatur ECU, ” tandas Zainal.

4. Periksa Teratur Busi & Bersihkan Filter Udara

Busi adalah pemantik api yg diperlukan saat sistem pembakaran pada area bakar. Ketepatan pantikan api yang berasal dari busi dngn semburan bahan bakar yg bercampur angin pada area bakar benar-benar memastikan sempurna tidaknya sistem pembakaran. Sistem pembakaran yg tdk sempurna disamping jadikan bahan bakar berlebihan, tenaga dari mesin juga loyo. Oleh karenanya bersihkan busi, atur lagi tingkat kerenggangan sumbu & kutub busi.

Demikian juga dngn filter angin. Apabila kotor selekasnya bersihkan, sedang apabila beberapa sel kertas sudah benar-benar kotor maupun rusak lebih bagus selekasnya menggantinya. Pasalnya, filter yg rusak maupun kotor jadikan hembusan angin ke area bakar pun terhalang. Walau sebenarnya, kesempurnaan sistem pembakaran pada area bakar mesin benar-benar ditetapkan oleh komposisi yg ideal pada angin & bahan bakar

5. Rawat ECU Dngn Baik

ECU adalah otak yg mengatur seluruh unit injektor, bagus takaran bahan bakar yg disemprotkan ataupun buka tutup klep injektor. Hingga, apabila peranti tersebut terganggu maka kerja injektor pun tdk bakal jalan seperti mestinya. Satu di antaranya, semburan bahan bakar yg tdk pas dngn takaran.

Mengakibatkan, stasioner mesin pun tdk stabil. Apabila tingkat rusaknya pada ECU sudah kritis, maka kendaraan tdk bakal dapat digerakkan dengan kata lain mogok. Terdapat banyak pemicu rusaknya ECU, di antaranya yaitu masalah kelistrikan lantaran over supply, voltase sumber kelistrikan rendah, korsleting & lain-lain.

Oleh karenanya, benar-benar disarankan untuk secara teratur memeriksa kabel kelistrikan. Apabila Kita lakukan modifikasi yg membutuhkan penambahan konsumsi tenaga listrik, baiknya dipikir lagi dampaknya ke system kelistrikan. Yakinkan kehadiran aksesori tambahan itu tdk punya pengaruh ke system kelistrikan & mengganggu ECU.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih