Cerita Pendek/Cerpen Seputar Kehidupan Pribadi

By | April 25, 2013

Cerita Pendek/Cerpen Seputar Kehidupan Pribadi – Kehidupan pribadi selalu sangat sering dibuat menjadi sumber inspirasi untuk menyusun karya seni. Sebagaimana: lagu, cerita pendek, drama, sinetron, dll. Cerita pendek mengenai kehidupan perseorangan pada umumnya pun banyak diterapkan berlandaskan kisah nyata kehidupan para penulisnya maupun masyarakat yg dianggap sebagai sumber inspirasi dari cerita yg hendak ditulis. Berikut ini merupakan salah satu cerita pendek mengenai kehidupan nyata dimana dapat anda petik pesan yg terkandung di dalamnya.

RIAK KEHIDUPAN

Ratmi yaitu seorang perempuan yg lahir dalam keluarga yg tdk mampu. Semenjak kecil, ia sudah merasa pahitnya kehidupan dgn cuma mengenyam pendidikan hingga kelas 4 SD saja. Selaku putra tertua, Ratmi merasakan mempunyai tanggung jawab buat mendukung orang tuanya membesarkan adik-adiknya yg berjumlah 3 oang. Lebih-lebih semenjak ayahnya wafat disebabkan kecelakaan sewaktu ia berumur 11 thn. Mulai dari kecil, Ratmi sudah menjalankan banyak perkara buat dapat memperoleh duit meskipun tdk seberapa. Akan tetapi, melalui duit yg ia diperoleh itu dapat dipakai buat membeli beras dan keperluan hidup yg yang lain. Ibunya juga tdk kalah ulet, apa saja dikerjakan buat sesuap nasi. Ibu kerap bangun pagi — pagi lalu membikin gorengan serta nasi uduk. Pukul setengah 6 diawali melakukan keliling kampung menjajakan dagangan. Baru akhirnya pukul 10 pagi pulang ke tempat tinggal lalu diawali menghampiri tempat tinggal — tempat tinggal dimana memakai jasanya buat mencuci serta menyetrika. Hadir 4 tempat tinggal yg menggunakan layanan Ibu Ratmi. Lepas Ashar baru Ibu Ratmi pulang ke rumah.

Ketika Ratmi berusia 18th, ia menentukan buat pergi ke Jakarta bersama-sama Nuri. Nuri merupakan kawan Ratmi bermain semenjak kecil dimana sudah lebih dulu bekerja di Jakarta menjadi PRT. Dgn membawa bekal seadanya, Ratmi pun berangkat ke Jakarta diiringi dengan isak tangis ibu serta adik — adiknya. Sesampainya di Jakarta, Ratmi bekerja pada rumah Ibu Dibyo. Ibu Dibyo merupakan seorang janda tanpa putra. Suami bu Dibyo wafat disebabkan serangan jantung 2 thn yg lalu. Disebabkan telah terbiasa hidup prihatin mulai dari kecil dan rajin bekerja, Ratmi pun disayang serta diperlakukan oleh bu Dibyo sebagaimana layaknya anaknya sendiri. Malah Ratmi diikutkan sejumlah kursus dimulai dari memasak, menjahit, sampai merias. Meskipun tdk mengenyam pendidikan yg tinggi, Ratmi termasuk cerdas hingga dapat dgn mudah menyerap seluruh materi kursus.

Kehidupan Ratmi pun berubah. Atas bantuan modal dari bu Dibyo, ia dapat mengembangkan catering, rias pengantin serta modiste. Duit yang terkirim ke kampung juga kian lama kian besar jumlahnya hingga kehidupan ibu serta adik — adiknya di kampung jadi lebih baik. Satu hari, Ratmi berjumpa dgn Dimas, seorang pemilik perusahaan konveksi yg hendak bermitra dgn modeiste milik Ratmi. Hasilnya benang — benang cintapun terjalin diantara mereka. Bu Dibyo sudah merestui hubungan mereka. Di dalam saat liburan penghujung pekan, Ratmi serta Dimas pergi ke kampung Ratmi. Disana Ratmi mengenalkan Dimas pada ibu serta pula adik-adiknya. Ketika itu pula Dimas melamar Ratmi di hadapan ibu Ratmi. Tdk butuh menunggu lama, 6 bulan kemudian mereka melangsungkan pernikahan dgn dihadiri orang — orang terdekat. Ratmi memboyong ibu serta adik-adiknya ke kota supaya menetap pada tempat tinggal mereka yg baru serta mereka seluruhnya pun hidup berbahagia.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih