Kerja Obat Menjadi Efisien Bila Di Telan Dengan Gula

By | November 28, 2013

Kerja Obat Menjadi Efisien Bila Di Telan Dengan Gula – Umumnya, anak kecil membutuhkan gula untuk menolong menelan obat yang pahit. Serta peneliti temukan bahwasanya gula bukan sekedar menolong menelan obat, namun juga bikin kerja obat seperti antibiotik jadi lebih efisien. Peneliti temukan bahwasanya antibiotik yang diminum berbarengan dengan sesendok gula dengan cara dramatis bisa menambah efektivitas pada infeksi yang membandel seperti tuberkulosis (TBC).

Uji laboratorium tunjukkan bahwasanya glukosa serta fruktosa (sejenis gula yang ditemukan dalam tanaman) bisa merangsang ampuhnya kemampuan obat pada kuman. Ada pepatah lama yang menyampaikan bahwasanya “sesendok gula bikin obat lebih gampang turun (lebih gampang ditelan) ” saat ini arti baru menyebutnya dengan “sesendok gula bikin obat lebih bekerja”.

Infeksi kritis serta berulang kerap berlangsung saat bakteri mematikan serta jadi metabolik aktif. Sepanjang beberapa minggu atau bln., bakteri bakal kembali hidup, jadi lebih kuat serta lebih agresif dari sebelumnya, hingga bikin penyakit pasien kambuh.

Kuman yang persisten (berulang) tidak sama dengan kuman yang meningkatkan resistensi (kebal) antibiotik yang melewati mutasi genetik, namun kuman persisten bisa menyebabkan banyak persoalan. Serta beberapa ilmuwan lihat cara baru untuk menanggulangi bakteri yang gigih bangkit dari hibernasi dengan memakai senjata simpel, yakni gula.

Ilmuwan temukan bahwasanya gula melakukan tindakan untuk stimulan yang aktif pada respon normal bakteri serta bikin bakteri gampang terserang dengan antibiotik.

Studi lalu dikerjakan dengan menguji bakteri Escherichia coli (E. Coli), yang disebut pemicu umum dari infeksi saluran kencing. Akhirnya, peneliti dapat menyingkirkan 99, 9 % persister (bakteri persisten) cuma dalam dua jam. Tiada gula, obat-obatan yang dipakai tak punya pengaruh.

Hasil studi yang dilaporkan dalam jurnal Nature ini juga tunjukkan hasil kerja yang sama efektifnya pada bakteri persisten Staphylococcus aureus, yang bisa membuahkan infeksi yang serius. Tujuan riset ini yaitu untuk menambah efektivitas antibiotik yang telah ada, dari pada membuat antibiotik yang baru, yang perlu meniti sistem panjang serta mahal.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih