Komponen-kompone Aktif pada hardware Handphone | Corelita
Komponen-kompone Aktif pada hardware Handphone

Komponen-kompone Aktif pada hardware Handphone

Komponen-kompone Aktif pada hardware Handphone  - corelita.com РPada postingan yang lalu, corelita.com sudah membahas tentang Komponen-kompone Pasif pada hardware Handphone. Pada psotingan kali ini corelita.com akan mencoba melanjutkan membahas tentang Komponen-kompone aktif pada hardware Handphone. Komponen ini berfungsi memberdayakan energi listrik pada komponen ketika diberi atau dilewati oleh muatan (arus) listrik sehingga dapat bekerja dan menyesuaikan dengan arus bias pada komponen pasif.

Komponen ini diawali oleh suatu komponen dioda semikonduktor. Pada perkembangannya, dioda tersusun menjadi beberapa transistor sehingga membentuk gabungan komponen, baik berupa komponen pasif maupun aktif dalam satu kesatuan (berupa serpih IC atau Integrated Circuit).

  1. Dioda
    Dioda bersifat mengantarkan arus searah. Sisi positif dioda disebut anoda, sedangkan sisi negatif disebut katoda. Jenis: dioda ada dua, yaitu zenner dan LED. Dioda zenner yang berfungsi sebagai pembatas tegangan. LED (Light Emiting Dioda) merupakan jenis dioda yang dapat menghasilkan cahaya.
  2. Transistor
    Transistor terdiri dan tiga kaki, yaltu basis, kolektor, dan emitor. Bias maju pada basis berfungsi sebagai penggerak Lajunya arus pada kolektor dan emitor. Transistor terdiri dan dua jenis, yaitu NPN dan PNP. Biasanya, transistor jenis NPN dipasang pada tegangan positif, sedangkan jenis PNP kebalikannya (negatif).
  3. IC (Integrated Circuit)
    IC merupakan komponen yang tersusun dan beberapa komponen dioda dan transistor. IC berfungsi memperingkas input dan output dan sebuah rangkaian. IC pada rangkaian terdapat dua jenis, yaitu IC analog dan digital.
    IC analog merupakan komponen yang berfungsi memproses, mengacak, dan mengolah suatu sinyal ke dalam batasan tegangan dan arus yang tetah ditentukan oteh pabrik. IC Power atau UEM (Universal Energy Management), IC Audio, IC Charging, dan IC RF Processor termasuk jenis IC analog. Setiap jenis IC analog memiliki karakter yang berbeda.

    • IC Power
      IC Power memiliki kaki-kaki (pin) bola timah (BGA). IC Power berfungsi sebagai pengatur suplay energi untuk setiap komponen IC lainnya. Apabila satah satu dan pin IC Power longgar, mekanisme ponsel akan mengalami gangguan.
    • IC Power (UEM)
      Pada perkembangannya, karakter IC Power diperluas fungsinya sebagai pengatur power, audio, dan pengisian baterat (charging) atau Lebih dikenal dengan sebutan UEM (Universal Energy Management) Pada goLongan (ULM) komponen IC memiliki memory data berupa tempat penyimpanan IMEI Ponsel
    • IC Audio
      IC Audio mengatur jalannya komunikasi suara yang masuk dan keluar pada ponsel secara terpisah. Pada beberapa ponsel, komponen ini masih datam satuan IC Audio, tetapi kebanyakan sudah terpaket datam satu UEM.

    IC digital berfungsi menghasilkan suatu taraf tegangan yang dapat mendefinisikan keadaan atau keberadaan suatu sinyal (tinggi atau rendah). Sinyal tersebut diperlukan untuk mengontrol beberapa program yang terpaket datam ponsel. Beberapa jenis IC digital sebagai berikut.

    • Cpu berfungsi mengatur atau mengolah secara terintegrasi fungsi yang dapat menginstruksikan beberapa informasi dan unit lain untuk menunjang kinerja ponsel agar lebih baik dan cepat.
    • Eeprom berfungsi menyimpan data-data sistem operasi ponsel. IC ini memiliki sifat permanen dan cenderung tidak terikat atau tergantung dan suplay arus listrik.
    • RAM merupakan sebuah unit pada ponsel yang berfungsi menyimpan data yang bersifat sementara.

Demikian informasi yang dapat corelita.com sharing, semoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua, terima kasih

 

Leave a Reply