Langkah mengemudikan mobil matic untuk pemula

By | January 3, 2014

Langkah mengemudikan mobil matic untuk pemula – Ada cara-cara supaya anda dapat mengerti bagaimana caranya mengemudikan mobil dengan transmisi automatis (matic) hingga dapat terlepas dari peristiwa yg tidak di inginkan :

  1. Apabila anda udah hendak start dengan transmisi matic anda pertama-tama injak pedal rem serta lalu geser tuas transmisi menuju D (untuk bergerak maju) atau R (untuk bergerak mundur), sama sesuai keperluan anda.
  2. Sesudah tuas digeser, lepas pedal rem yang anda injak diimbangi dengan menonaktifkan parking brake (rem tangan).
  3. Sesudah melepas rem serta menonaktifkan parking brake, lalu injak pedal gas dengan cara perlahan-lahan. Perhatian, janganlah menginjak pedal gas dengan cara mendadak atau terlampau dalam, lantaran bisa pengaruhi konsumsi BBM.
  4. Apabila anda terjebak macet serta anda mesti berhenti, upayakan untuk menggeser tuas transmisi ke D, lantaran apabila tak digeser bisa bikin kopling transmisi automatic jadi cepat habis (aus).
  5. Apabila melalui jalanan menanjak geser tuas transmisi dari D ke L/1, lantaran posisi ini adalah posisi di mana letak gear ada ditempat paling mudah, hingga mobil dengan gampang bisa melalui tanjakan.
  6. Apabila akan memarkirkan kendaraan geser tuas dari D ke P, lantaran umumnya bila tak dikerjakan, maka anak kunci tak akan dapat dilepaskan.
  7. Untuk pengendara pemula atau orang yang sekalipun tak bisa mengendarai mobil, belajar mobil dengan persneling matik malah jadi lebih gampang. Mengingat cuma butuh letakkan atau mengistirahatkan kaki kiri ditempat injakan kaki (foot rest), serta memakai kaki kanan untuk menginjak pedal gas (akselerator) atau menginjak pedal rem.
  8. Pada mobil dengan persneling matik, dalam situasi idle (pedal gas tak diinjak), biasanya gas telah cukup besar, hingga jika tuas persneling ditempatkan di D (drive), mobil udah bakal bergerak perlahan-lahan dengan sendirinya. Itu sebabnya, untuk pengaman, mesin tak bisa dihidupkan, bila pedal rem tak diinjak. Pedal rem mesti terus diinjak sesudah mesin hidup. Karena, bila tdk, tangkai persneling tak bisa dipindahkan dari huruf P (parking) ke huruf D.
  9. Sesudah mobil bergerak, konsentrasi pengendara cuma terpusat pada setir serta rem. Pengemudi sekalipun tak perlu menginjak pedal kopling atau melepas injakannya waktu menambah atau turunkan gigi persneling seperti orang yang mengendarai mobil dengan persneling manual.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih