Mengenal Oscilloscope dan Fungsinya

By | December 10, 2013

Mengenal Oscilloscope dan Fungsinya – Osiloskop (Oscilloscope) adalah alat ukur elektronik. Dngn memakai alat ukur Oscilloscope tersebut, kita bisa mengukur frekwensi, periode & lihat bentuk-bentuk gelombang seperti wujud gelombang sinyal audio, sinyal video, & wujud gelombang Tegangan/voltage Listrik Arus Bolak Balik, ataupun Tegangan/voltage Listrik Arus Searah yg datang dari catu daya/baterai. Dngn sedikit lakukan penyusunan kita pun dapat tahu beda fasa pada sinyal input & sinyal keluaran.

Osiloskop

Osiloskop terbagi dalam dua sisi yakni Display & Panel Control :

Display

Display mirip penampilan monitor di tv. Display di Oscilloscope berperan sbg tempat penampilan sinyal uji. Di Display Oscilloscope ada garis-garis melintang secara vertikal & horizontal yg membentuk kotak-kotak yg dimaksud dngn div. Arah horizontal mewakili sumbu waktu & garis vertikal mewakili sumbu tegangan/voltage.

Panel Control

Panel kontrol diisi tombol-tombol yg dapat dipakai untuk sesuaikan penampilan pada monitor. Tombol-tombol di panel osiloskop diantaranya :

  1. Focus : Dipakai untuk mengatur fokus
  2. Intensity : Untuk mengatur kecerahan garis yg dipertunjukkan pada monitor
  3. Trace rotation : Mengatur kemiringan garis sumbu Y=0 pada monitor
  4. Volt/div : Mengatur berapakah nilai tegangan/voltage yg diwakili oleh satu div pada monitor
  5. Time/div : Mengatur berapakah nilai waktu yg diwakili oleh satu div pada monitor
  6. Position : Untuk mengatur posisi normal sumbu X (saat sinyal masukannya 0)
  7. AC/DC : Mengatur kegunaan kapasitor/kondensator kopling pada terminal input osiloskop. Bila tombol di posisi AC maka di terminal input di beri kapasitor/kondensator kopling hingga cuma melewatkan komponen AC dari sinyal input. Tetapi bila tombol ditempatkan di posisi DC maka sinyal bakal terukur dngn komponen DC-nya dikutsertakan.
  8. Ground : Dipakai untuk lihat letak posisi ground pada monitor.
  9. Channel 1/2 : Menentukan saluran/kanal yg dipakai.

Pada umumnya osiloskop terbagi dalam dua kanal (Dual Trace) yg dapat dipakai untuk lihat dua sinyal yg berbeda, umpamanya kanal satu dipasang untuk lihat sinyal input & kanal dua untuk lihat sinyal keluaran.

Lebih rinci cermati gambar panel kontrol Oscilloscope Dual Trace dibawah ini :

Panel kontrol Oscilloscope

Info gambar panel kontrol Osilokop Dual Trace di atas :

  1. VERTICAL INPUT : adalah input terminal untuk channel-A/saluran A.
  2. AC-GND-DC : Penghubung input vertikal untuk saluran A. Bila tombol di posisi AC, sinyal input yg memiliki kandungan komponen DC bakal ditahan/di-blokir oleh suatu kapasitor/kondensator. Bila tombol di posisi GND, terminal input bakal terbuka, input yg bersumber dari penguatan internal di dlm Oscilloscope bakal di-grounded. Bila tombol di posisi DC, input terminal bakal terhubung langsung dngn penguat yg ada di dlm Oscilloscope & semua tanda input bakal dipertunjukkan di monitor monitor.
  3. MODE. CH-A : penampilan wujud gelombang channel-A/saluran A. CH-B : penampilan wujud gelombang channel-B/saluran B. DUAL : di batas ukur (range) pada 0, 5 sec/DIV – 1 msec (milli second)/DIV, ke-2 frekuensi dari ke-2 saluran (CH-A & CH-B) bakal sama-sama berpotongan di frekuensi kurang lebih 200k Hz. Di batas ukur (range) pada 0, 5 msec/DIV – 0, 2 µ sec/DIV saklar jangkauan ukur ke-2 saluran (channel/CH) digunakan bergantian. ADD : CH-A & CH-B sama-sama dijumlahkan. Dngn menghimpit tombol PULL INVERT bakal didapat SUB MODE.
  4. VOLTS/DIV variabel untuk saluran (channel)/CH-A.
  5. VOLTS/DIV pelemah vertikal (vertical attenuator) untuk saluran (channel)/CH-A. Bila tombol “VARIABLE” diputar ke kanan (searah jarum jam), di layar monitor bakal tergambar tegangan/voltage per “DIV”. Pilihan per “DIV” ada dari 5 mV/DIV – 20V/DIV.
  6. Pengatur posisi vertikal untuk saluran (channel)/CH-A.
  7. Pengatur posisi horisontal.
  8. SWEEP TIME/DIV.
  9. SWEEP TIME/DIV VARIABLE.
  10.  EXT. TRIG untuk men-trigger sinyal input dari luar.
  11.  CAL untuk kalibrasi tegangan/voltage di 0, 5 V p-p (peak to peak) atau tegangan/voltage dari puncak ke puncak.
  12. COMP. TEST saklar untuk mengubah kegunaan Oscilloscope sbg penguji komponen (component tester). Untuk menguji komponen, tombol SWEEP TIME/DIV di “set” pada posisi CH-B untuk mode X-Y. tombol AC-GND-DC di posisi GND.
  13. TRIGGERING LEVEL.
  14. LAMPU INDIKATOR.
  15. SLOPE (+), (-) penyesuai polaritas slope (wujud gelombang).
  16. SYNC untuk mode pilihan posisi saklar di ; AC, HF REJ, & TV.
  17. GND terminal ground/arde/tanah.
  18. SOURCE penyesuai penentuan sinyal (syncronize signal selector). Bila tombol SOURCE pada

posisi : INT : sinyal dari channel A (CH-A) & channel B (CH-B) untuk kepentingan pen-trigger-an/penyulutan sama-sama dijumlahkan, CH-A : sinyal untuk pen-trigger-an cuma datang dari CH-A, CH-B : sinyal untuk pen-trigger-an cuma datang dari CH-B, AC : wujud gelombang AC bakal pas dngn sumber sinyal AC itu sendiri, EXT : sinyal yg masuk ke EXT TRIG dibelokkan/dibengkokkan sesuai dngn sumber sinyal.

  1. POWER ON-OFF.
  2. FOCUS dipakai untuk membuahkan penampilan wujud gelombang yg maksimal.
  3. INTENSITY pengatur kecerahan penampilan wujud gelombang supaya gampang diliat.
  4. TRACE ROTATOR dipakai utuk memposisikan penampilan garis di monitor supaya tetap ada di posisi horisontal. Suatu obeng diperlukan untuk memutar trace rotator tersebut.
  5. 23. CH-B POSITION tombol pengatur untuk pemakaiaan CH-B/channel (saluran) B.
  6. VOLTS/DIV pelemah vertikal untuk CH-B.
  7. VARIABLE.
  8. VERTICAL INPUT input vertikal untuk CH-B.
  9. AC-GND-DC untuk CH-B kegunaannya sama seperti penjelasan yg ada pada nomer 2.
  10. COMPONET TEST IN terminal untuk komponen yg bakal diuji.

Terdapat banyak type gelombang yg dipertunjukkan di monitor monitor osiloskop, yakni :

  1. Gelombang segitiga.
  2. Gelombang sinusoida
  3. Gelombang blok
  4. Gelombang gigi gergaji

Ada dua jenis osiloskop menurut prinsip kerjanya, yakni jenis analog/ART (Analog Real Time oscilloscope) & jenis digital/DSO (Digital Storage Osciloscope).

Osiloskop Analog (Analog Real Time oscilloscope)

Osiloskop analog tersebut memakai tegangan/voltage yg diukur untuk menggerakkan berkas electron dlm tabung (CRT) sesuai wujud gambar yg diukur. Di monitor osiloskop langsung dipertunjukkan wujud gelombang itu.

Osiloskop analog mempunyai kelebihan seperti ; harga nya relatif lebih murah dari pada osiloskop digital, sifatnya yg realtime & penyusunannya yg gampang dikerjakan lantaran tdk ada tundaan pada gelombang yg tengah diliat dngn peragaan pada monitor, dan dapat meragakan wujud yg lebih bagus seperti yg diinginkan untuk lihat gelombang-gelombang yg kompleks, umpamanya sinyal video pada TV & tanda RF yg dimodulasi amplitudo.

Osiloskop Digital (Digital Storage Osciloscope)

Osiloskop digital mencuplik wujud gelombang yg diukur & dngn memakai ADC (Analog to Digital Converter) untuk merubah besaran tegangan/voltage yg dicuplik jadi besaran digital.

Osiloskop digital berikan kekuatan ekstensif, keringanan tugas-tugas akuisisi gelombang & pengukurannya. Penyimpanan gelombang menolong beberapa insinyur & teknisi bisa menangkap & menganalisa kesibukan sinyal yg penting. Bila kekuatan tehnik pemicuannya tinggi dengan cara efektif bisa temukan ada keanehan atau kondisi-kondisi khusus dari gelombang yg tengah diukur.

Secara umum bisa kita simpulkan manfaat Oscilloscope/osiloskop yakni untuk menganalisa perilaku besaran yg berubah-ubah terhadap waktu. Dngn alat ukur Osiloskop tersebut kita bisa tahu :

  1. Berapakah frekuensi, periode & tegangan/voltage dari satu sinyal elektronik.
  2. Mengukur besar tegangan/voltage listrik & hubungan terhadap waktu.
  3. Mengukur frekuensi sinyal yg berosilasi.
  4. Mengecek jalannya satu sinyal di suatu rangakaian listrik.
  5. Membedakan arus AC dngn arus DC.
  6. Mengecek noise di suatu skema/rangkaian listrik & hubungan terhadap waktu.
  7. dan lain-lain

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih