Mengetahui Lebih Jauh Komponen Dasar Elektronika

By | December 6, 2013

Mengetahui Lebih Jauh Komponen Dasar Elektronika – Komponen Dasar Elektronika yaitu benda atau alat yg fungsinya benar-benar mendasar (penting) sekali untuk mensupport sampai terbentuk satu skema/rangkaian elektronik yg dapat bekerja & berperan dngn sempurna pas dngn manfaat & fungsi yg di idamkan perancang skema/rangkaian itu. Anda dapat segera lihat misalnya seperti komponen yg kerap melekat secara langsung pada papan skema/rangkaian, umpamanya veroboard, PCB, atau protoboard), ataupun yg tidak melekat secara langsung pada papan skema/rangkaian, umpamanya kabel.

Komponen Dasar Elektronika tersebut dibagi jadi dua bagian terpisah yakni komponen aktif dan komponen pasif. Dibawah ini tersebut yaitu penjelasannya.

Komponen Dasar Elektronika Pasif :

  1. Resistor/Hambatan/Tahanan : dimaksud tahanan atau hambatan, komponen tersebut bermanfaat untuk menghalangi satu arus listrik (simbolnya R).
  2. Kapasitor/kondensator : dimaksud juga kondensator. Kapasitor/kondensator adalah suatu komponen elektronika yg bermanfaat untuk menyimpan muatan listrik (simbolnya C).
  3. Induktor : komponen tersebut umumnya berupa torus & kerap dimaksud reaktor. Komponen tersebut bermanfaat untuk menyimpan daya ke medan magnet disebabkan terdapatnya arus listrik yg melewatinya.
  4. Transformartor : komponen tersebut berperan sbg komponen elektromagnet yg dapat mengubah taraf suatu tegangan/voltage AC jadi taraf yg yang lain, umpamanya DC. Komponen tersebut umum dimaksud transformer atau trafo.

Komponen Dasar Elektronika Aktif :

  1. Dioda : komponen tersebut terbuat dari kombinasi silikon & bahan germanium. Adapun fungsinya yaitu sbg penyearah dari suatu tegangan/voltage listrik.
  2. Dioda Schottky : dioda ini berbeda dngn dioda normal. Dioda tersebut mempunyai tegangan/voltage yg tidak sama yakni pada 0. 15-0. 45 volt. Adalah jenis yg khusus dari dioda dngn tegangannya rendah. Jadi waktu arus masuk melewati diode maka bakal ditahan hambatan internalnya, hingga tegangan/voltage berubah jadi kecil pada terminalnya.
  3. Transistor : komponen elektronika tersebut mempunyai manfaat untuk mengontrol arus hingga kerap dipakai sbg saklar elektronik.
  4. IC : komponen yg sengaja dirancang dngn terpadu berbentuk komponen-komponen diode, resistor/hambatan/tahanan, kapasitor/kondensator, & transistor yg jumlahnya berjuta-juta dapat juga hingga bermilyar-milyar. IC yaitu singkatan dari Integrated Circuit atau skema/rangkaian terpadu.

Disamping komponen dasar elektronika itu di atas, tetap terdapat banyak komponen yang lain, yakni sensor & akuator elektromekanika. Komponen-komponen tersebut misalnya yaitu mikrofon, termistor, saklar, & lain-lain.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih