Merk Klakson Mobil Terbaik

By | January 1, 2014

Merk Klakson Mobil Terbaik – Motivasi utama saat akan upgrade performa klakson standard mobil dengan versi aftermarket, biasanya karena factor ketidakpuasan. Seperti pernyataan Wirya, warga Petojo Utara yang ditemui OTOMOTIF tengah ganti klakson bawaan mobilnya di pusat onderdil Duta Mas, Fatmawati, Jaksel, beberapa saat lalu.

 “Klakson mobil saya memanglah masih bagus, hanya pengin buat suaranya lebih kencang saja. Karena Karimun (Suzuki) saya kan kecil, klaksonnya juga bersuara agak cempreng, jadi kerap dicuekin pengendara lain, ” ungkap Wirya.

Tidak pelak klakson bersuara nyaring yang didominasi suara tinggi, seperti punya Karimun serta mobil-mobil standard biasanya, sering tak digubris pemakai jalan lain, terutama oleh pengendara kendaraan besar seperti bus atau truk.

Karena nada klakson versi aftermarket biasanya berkarakter lebih lantang, jalan keluar ganti bawaan mobil jadi alternatif paling baik. Tetapi juga harus memerhatikan unsur kenyamanan, agar tidak bikin kuping yang mendengarnya jadi sakit lantaran terlalu keras. Janganlah lupa memerhatikan maintenance dan pemakaiannya, agar performa terus maksimal serta usia pakai lebih panjang.

Macam & Jenis

Klakson mobil yang berkembang waktu ini, mempunyai bermacam wujud serta jenis. Menurut Vincent Lo, general manager PT Sumber Karena sebagai main distributor Klakson Hella, Flosser dan PIAA ini, type yang ada saat ini mencakup tiga type.

Jenis paling konvensional yakni disc horn. Memiliki bentuk yang sederhana serta membuat serta dimensi tidak terlampau tebal, jadikan jenis ini paling diminati pabrikan mobil terlebih merk Jepang.

Pasalnya bodi dirancang lebih slim, hingga bisa diletakkan pada celah yang cukup sempit pada kompartemen mesin. Jenis disc horn juga tergolong lebih tahan banting, serta tidak membutuhkan perlakuan spesial. Karena desainnya dibikin lebih kedap air, dengan sisi piringan luar yang disebut sumber bunyi yang juga bertindak untuk pelindung dari percikan air.

Adapula kelompok fanfare. Meliputi jenis terompet dan jenis keong yang banyak diaplikasi pada garapan Eropa waktu ini. Type ini tergolong lebih ringkih daripada disc horn, karena memiliki lubang nada (corong) cukup besar. Hingga rawan kemasukan atau terciprat air. Walau demikian, bunyi yang dihasilkannya lebih serasi, lantaran dibekali nada bass yang berimbang.

Paling akhir yaitu jenis nautilus, seperti klakson jenis stebel. Ciri khasnya ada tabung angin yang berperan untuk pencipta penambahan tenaga. Agar suaranya bisa terdengar lebih lantang serta panjang, tanpa mesti menyedot arus listrik besar

Suara

Seperti suatu gabungan nada, yang melantunkan bermacam type bunyi dengan frekuensi tidak sama satu dengan yang lain. Demikian juga klakson, yang didesain berpasangan dan mempunyai frekuensi suara rendah serta tinggi.

Dapat dipandang pada bodi klakson atau paket yang biasanya tercantum angka 400 Hz untuk suara tinggi, dan 500 Hz untuk range di level low tone dengan kata lain bass. Bila satu diantara ada yg tidak berperan, bakal beresiko pada harmonisasi nada yang dihasilkan. Terdengar seakan pincang serta tak cocok di telinga.

Adapula jenis terompet (fanfare) dengan 3 type suara yang dihasilkan. Low, medium serta high. Frekuensi tanggapan yang dihasilkannya dimulai dari 630 Hz (low), 795 Hz (medium) dan 840 Hz (high). Alhasil harmonisasi suara yang dihasilkan lebih prima, karena tak ada jeda sekalipun di nada menengah.

Klakson dengan 3 type suara ini biasanya diaplikasi buat kendaraan besar. Seperti bus, truk juga kereta api. Karena frekuensi tanggapan suara yang dihasilkannya juga semakin besar, suaranya terdengar benar-benar keras.

Untuk tekanan nada yang dihasilkan setiap type klakson, ditetapkan dari tingkat desibel (dB). Buat mobil biasanya dibekali pressure maksimum 118 dB, dengan parameter pengukuran sejauh 2 mtr. dari sumber nada ini.

Factor lain yang turut merubah performa nada klakson mobil, yakni arus tegangan dan daya listrik yang sudah ditetapkan setiap pabrikan. Biasanya dibekali tegangan 12 volt dengan kekuatan arus 30 ampere.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih