Modifikasi Nissan Grand Livina XV 1. 5 2011

By | January 8, 2014

Modifikasi Nissan Grand Livina XV 1. 5 2011 – Awalnya, William Harjanto dari rumah modifikasi W7 Carsmetic cuma memperoleh suatu pesanan make-over Nissan Grand Livina XV 1. 5 th. 2011. Style yang di minta yaitu stance nation yang menjurus ke JDM tiada menyebutkan jenis khusus yang di idamkan si pemilik.

Sesudah pelaksanaan usai, giliran adik dari pemilik yang minta namanya tak dijelaskan ini pesan proyek yang sama ke William tanpa sepengetahuan sang kakak. Demikian juga dengan merk serta jenis mobil dan kelir bodi yang sama juga.

Tetapi, keinginan style yang di idamkan menjurus DUB ala rapper Amerika. “Saya suka saat mobil kakak saya telah jadi, jadi kepingin juga, ” kekeh si adik yang juga malu dipublikasikan ini. “Cerdik juga dia, ” senyum sang kakak demikian tahu mobil si adik jadi serta akhirnya serupa dengan kepunyaannya.

Oleh William, ke-2 mobil ini diterapkan seperangkat bodi kit yang terbagi dalam bumper depan mencakup gril serta bumper belakang, side skirt dan wing. Untuk Livina si adik mengambil design racikan William yang di inspirasi dari design Autech. Sedang Nissan Grand Livina sang kakak mencomot satu diantara design karya William yang berkode C8.

Finalnya, dilabur seirama kelir bodi asli keduanya, yaitu solid white. Pemasangannya diklaim tak mengakibatkan kerusakan panel bodi standarnya, jadi bila jemu tetap dapat dikembalikan ke penampilan standard dengan bumper standard.

Tetap di eksterior, keduanya juga mantap membuat cantik kaki-kaki untuk mensupport tema yang diambil. Si adik percaya diri gunakan pelek Sport Technic 20 inci dengan ban Accelera ukuran 225/30-R20.

 “Bannya tidak tebal, maka dari itu dia tidak berani bawa jauh-jauh, ” ledek sang kakak ke si adik. Sementara sang kakak tambah nyaman gunakan pelek SSR 18 inci berpadu Accelera ukuran 205/45-R18. Untuk mereduksi ketinggian bodi serta meredam guncangan, keduanya setuju ganti per label Tein khusus Nissan Grand Livina di ke empat titik suspensinya.

Ubahan seperti ini diklaim tetap aman untuk pemakaian harian serta tak perlu merubah komponen sekitar area roda. Berpindah ke kabin, keduanya kompak melapis jok serta door trim dengan bahan kulit sintetis.

Sementara sang kakak tetap berhasrat menggarap bagian favoritnya, yaitu system audio, si adik cukup senang dengan lokasi eksterior yang telah dipermanis. “Ngalah dahulu deh, ” kekehnya. Di kabin sang kakak, dijejali seperangkat peranti audio berkwalitas.

Tetapi, lantaran peruntukkan kabin terus diproritaskan untuk keperluan keluarga, penempatan beragam peranti ini memakai area kosong yang ada.

Seperti processor Alpine PXA-H800 yang disembunyikan di kolong jok pengemudi. lalu subwoofer aktif label yang sama dibawah jok penumpang.

Speaker depan aslinya berganti dengan system 3-ways merk Morel Elate yang penempatannya didesain spesial di pilar-A oleh gerai FS-Audio. Lalu sebuah head unit Alpine 9887 diletakkan menemani head unit aslinya di panel tengah dasbor.

Kesemuanya di dukung power amplifier µ-Dimension Pro yang juga terintegrasi dengan roof monitor bawaan pabrik. Mantap!

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih