Panduan serta Langkah Cek Keausan Piston Dan Ring Memakai Compression Tester

By | November 3, 2013

Panduan serta Langkah Cek Keausan Piston Dan Ring Memakai Compression Tester – Beragam persoalan serta hambatan pada mesin sepeda motor memanglah dapat dideteksi dengan memakai Compression Tester, satu diantaranya yakni persoalan pada keausan piston serta ring piston. Dalam postingan saat ini Corelita.com bakal coba sharing info buat kamu dalam memakai Compression Tester yakni Panduan serta Langkah Cek Keausan Piston Dan Ring Memakai Compression Tester, dibawah ini info lengkapnya buat kamu.

Untuk tahu keausan piston atau ring piston, dapat dipantau dari dua langkah. Yang pertama, dari kompresi area bakar. Ke-2, dipandang dari ada asap putih yang keluar dari saluran buang dengan kata lain knalpot. Namun, itu bila telah kronis keausannya. Namun, bila belum kronis sahabat kudu pakai metode yang pertama. Pastinya, dibantu dengan alat spesial buat ukur kompresi. Yakni, compression tester. Diluar itu, sahabat juga perlu pelumas dengan kata lain oli mesin.

Yuk, kita praktik berbarengan. Bila compression tester telah siap, teruskan dengan siapkan oli mesin. Tidak butuh banyak, namun cukup 1/2 sendok makan saja. Saat ini, ukur lebih dahulu kompresi awal mesin gunakan compression tester. Nanti, angka ini jadi patokan buat lihat terjadinya keausan atau tak. Sesudah diukur, umpamanya kompresi mesin memberikan angak 16 psi.

Saat ini lanjut lagi ke langkah selanjutnya. Input oli yang telah disediakan tadi melewati derat lubang busi di kepala silinder. Ingat lho, tidak butuh banyak-banyak. Lantaran manfaat oli ini cuma untuk tutup celah-celah longgar di antara ring piston yang terdiri dari ring kompresi serta ring oli itu dengan linner. Dengan tertutupnya celah, maka tekanan dengan kata lain kompresi jadi padat.

Sesudah oli dimasukkan, saat ini ukur kembali kompresi gunakan compression tester. Sesudah dapat angka teranyar, bandingkan dengan kompresi awal sebelum saat diberikan oli. Naik atau terus sama. Bila angka dari compression tester beranjak naik, itu berarti ada keausan di ring piston. Baiknya ubah dengan ring baru.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih