Panduan serta Langkah Deteksi Radiator Bocor Dengan Ban Bekas

By | November 2, 2013

Panduan serta Langkah Deteksi Radiator Bocor Dengan Ban Bekas – Sepeda motor yang telah memakai komponen radiator memanglah mempunyai beragam keunggulan satu diantaranya yakni mesin yg tidak gampang panas walau hidup kurun waktu yang lama. Namun bila berlangsung kebocoran pada radiator itu kita kerap tak tahu, oleh karenanya dalam postingan saat ini corelita.com bakal coba sharing info buat kamu tentang langkah untuk menangani persoalan itu yakni Panduan serta Langkah Deteksi Radiator Bocor Dengan Ban Bekas, dibawah ini info lengkapnya buat kamu.

Radiator mempunyai manfaat benar-benar penting untuk motor berpendingin air. Apabila bocor, pendinginan mesin tak maksimal. Mesin mudah panas serta paling buruk berimbas overheat. Tanda radiator bocor dapat di ketahui dari air yang selalu menyusut saat motor digunakan dalam beberapa hari. Tetapi tak gampang memastikan di mana letak persis kebocoran di radiator. Di sisi sebelah mana air menerobos keluar.

Nah, apabila sahabat alami hal semacam ini, ada langkah gampang tahu letak kebocoran radiator. Pertama, buang dahulu air didalam radiator. Lalu, terlepas radiator dari dudukannya di rangka motor. Tidak butuh alat yang mahal untuk mendeteksi radiator bocor. Cukup ban bekas sepeda, pompa serta alat pengukur tekanan angin.

Syaratnya, ban bekas sepeda kondisinya tak bocor. Potong ban persis ditengah. Paling mudah, potong sisi ban yang bila ditarik garis lurus pas dengan pentil. Hingga memiliki bentuk memanjang seperti pipa dengan dua lubang di ujungnya. Sebut saja ujung karet A serta ujung karet B. Sambungkan ujung karet A pada lubang pengisian air pada radiator. Langkahnya, masukkan moncong pengisian radiator pada karet ban tadi, lalu ikat dengan karet atau kabel tie.

Berikutnya, ujung karet B disambung pada lubang pembungan air pada radiator serta ikat juga dengan karet. Lalu, pompalah ban bekas tadi dengan cara perlahan-lahan melewati pentil ban. Otomatis, angin bakal isi kisi-kisi didalam radiator. hentikan memompa apabila tekanan angin telah menyentuh angka 25-30 psi. Apabila radiator normal, maka tekanan angin bakal terus bertahan serta tak menyusut angkanya. Namun, apabila bocor, angin bakal keluar melewati kisi yang rusak.

Agar di ketahui letak tentunya, Ambillah air sabun serta kuaskan pada kisi-kisi radiator sampai rata. Lalu cermati dengan cara seksama. Apabila cairan sabun tadi beralih jadi gelembung, di situlah letak biang kerok bocornya radiator motor sahabat.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih