Pengertian Adaptor atau Catu Daya

By | December 10, 2013

Pengertian Adaptor atau Catu Daya – Power supply/Sumber daya listrik dapat anda dapatkan dari beragam sumber umpamanya baterai, solar sel, generator AC/DC, & jala-jala listrik PLN. Adaptor/catu daya/adalah sumber tegangan/voltage DC. Sumber tegangan/voltage DC tersebut diperlukan oleh beragam jenis skema/rangkaian elektronika agar bisa dioperasikan. Skema/rangkaian inti dari catu daya/Power Supply tersebut yaitu satu skema/rangkaian penyearah yakni skema/rangkaian yg merubah tanda bolak-balik (AC) jadi tanda searah (DC).

Beberapa macam Adaptor/Catu Daya/Powersupply

Sistem pengubahan diawali dari penyearahan oleh diode, penghalusan tegangan/voltage kerut (Ripple Voltage Filter) dngn memakai condensator & penyusunan (regulasi) oleh skema/rangkaian regulator. Pengaturan mencakup pengubahan tingkat tegangan/voltage atau arus. Di tehnik regulasi di pembuatan catu daya, anda mengetahui tehnik regulasi daya linier & tehnik regulasi switching.

Kontruksi dasar adaptor dngn transformator step down

System skema/rangkaian penyearah ada 4 kegunaan dasar yakni :

  1. Tranformasi (travo) tegangan/voltage yg dibutuhkan untuk turunkan tegangan/voltage yg di inginkan.
  2. Skema/rangkaian penyearah, skema/rangkaian tersebut untuk merubah tingkat tegangan/voltage arus bolak balik ke arus searah.
  3. Filter (Condesator), adalah skema/rangkaian untuk mengolah fluktuasi penyearahan yg membuahkan keluaran tegangan/voltage DC yg lebih rata.
  4. Regulasi, yaitu parameter yg benar-benar penting di catu daya & regulator tegangan/voltage dngn bahan beragam.

Di tehnologi moderen waktu ini catu daya/adaptor/power supply rata-rata telah tdk lagi memakai transformator step down, di mana tegangan/voltage AC di turunkan terlebih dulu lewat suatu transformator step down kemudian keluaran trafo disearahkan dngn dioda & diratakan dngn kapasitor/kondensator elektrolit (elco).

Skema/rangkaian dasar catu daya system switching

Catu daya/adaptor/power supply saat ini biasanya memakai system switching, sinyal AC dari tegangan/voltage jala-jala listrik 220V disearahkan lebih dulu jadi tegangan/voltage DC lewat suatu skema/rangkaian dioda penyearah & elco. Tegangan/voltage DC hasil penyearahan tersebut lalu disaklar on-off dengan cara terus-terusan dngn frekuensi khusus hingga sangat mungkin nilai induktor dari trafo jadi kecil. Hal tersebut terutama untuk mengecilkan ukuran power supply.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih