Penyebab Sekring Mobil Putus

By | December 28, 2013

Penyebab Sekring Mobil Putus – Fungsi Sekring pada kendaraan benar-benar dianjurkan serta bisa berperan ganda, yakni membuat perlindungan komponen elektrik kendaraan supaya tak terjadi kerusakan yang disebabkan ada suplai listrik yang terlalu berlebih serta dapat juga berperan untuk sensor atas munculnya ketidak normalan system kelistrikan (hubungan arus pendek, dan lain-lain).

Sekring mobil ini memiliki ciri-ciri benar-benar peka. Apabila satu saat suplai listrik melebihi keperluan, hal semacam itu jadi tugasnya untuk penahan serta pemutus aliran listrik supaya komponen elektrik tak jadi rusak atau terbakar. Karena itu, keadaan sekring mesti senantiasa di perhatikan supaya bisa bekerja dengan cara optimal.

Seperti ganti bola lampu dengan watt yang semakin besar, baiknya sekring juga mesti sesuai dengan besarnya penggunaan aliran listrik. Bila benar-benar telah sesuai, Sekring mobil tak perlu ditukar. Bila belum lebih baik disesuaikan serta di beri penambahan relay lantaran kabel standard bakal tak kuat. Lalu juga menghindar hubungan arus pendek (korslet).

Penentuan serta pemakaian Sekring mobil supaya pas baiknya mesti sama sesuai dengan saran yang ada di Fuse box. Jadi yang memiliki mobil mesti memahami manfaat sekring baik untuk system pencahayaan, ataupun piranti elektronik yang lain. Untuk menolong Anda, dibawah ini terdapat banyak diagnosis sekitar sekring putus yang menyebabkan mobil tak bisa jalan atau ada sisi lain tak berfungsi.

  1. Sekring putus saat lampu besar digunakan. Kemungkinan besar, kekeliruan terdapat pada tombol atau lantaran korsleting pada kabel-kabel yang terhubung.
  2. Sekring putus waktu kendaraan tergoncang. Kemungkinan besar, ada bagian-bagian isolator yang rusak hingga saat kendaraan bergoncang bagian-bagian itu bisa menyentuh bodi.
  3. Sekring putus waktu pedal rem diinjak. Periksa sisi sebagian dari tombol serta lampu, adakah korsleting disebabkan dari kabel yang mengelupas atau ada jalur kabel yang salah.
  4. Sekring putus waktu tombol dimmer switch dari lampu besar dipakai. Ada kemungkinan tuas alami kerusakan.
  5. Sekring putus waktu gigi persneling mundur dimasukkan. Kemungkinan, switch lampu mundur alami kerusakan.
  6. Sekring putus waktu sein diaktifkan. Kekeliruan terdapat pada kabel tuas lampu sein yang alami korsleting.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih