Petunjuk Isi Angin Ban Mobil Yang Tepat

By | December 6, 2013

Petunjuk Isi Angin Ban Mobil Yang Tepat – Sederhana serta gampang namun kita kerapkali melupakan hal yang satu ini, yakni melindungi tekanan angin ban mobil. Tentunya benar-benar gampang, serta dapat ditangani tanpa perlu ribet. Cara paling murah serta gampang bawa saja ke tukang tambal ban tepi jalan.

Siapkan duit “seceng” (Rp 1, 000) untuk satu roda, berarti cuma perlu Rp 4 ribu rupiah untuk lakukan pengecekan di tukang tambal ban tepi jalan. Yang dianjurkan yakinkan tukang tambal ban tepi jalan itu mempunyai alat ukuran tekanan angin di ban.

 “Pengecekan tekanan angin mesti dikerjakan sekurang-kurangnya satu bulan sekali. Lantaran wajarnya setiap sebulan, tekanan angin bakal menyusut sampai 1 psi, ” tambah Adang Apandi, Manager-Product Technical, PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban GT Radial serta IRC.

Serta yakinkan keadaan tekanan angin di ban sama sesuai dengan referensi pabrikan mobil. Umumnya dapat di lihat pada buku tips atau di sticker peringatan di pilar pintu pengemudi. Namun itu apabila keadaan ban tetap standard. Bagaimana apabila ban telah tak gunakan bawaan pabrik?

 “Tentunya ada perlakuan spesial. Untuk ban high performance atau ban yang mempunyai aspec ratio 40 series (45, 40, 35) baiknya tekanan anginnya dinaikan pada 10 sampai 15 % dari referensi pabrikan mobil, ” terang Adang yang mengakui patokannya ini dapat sama sesuai yang direferensikan pabrikan ban di Eropa.

Umpamanya dari 30 psi jadi 33 hingga 35 psi. Ban high performance seperti GT Radial Champiro HPY disarankan untuk mengaplikasi tekanan angin yang agak tinggi atau memakai standard tekanan angin untuk ban high performance. Lantaran biasanya ban seperti ini mempunyai grade kompon yang lebih tinggi dibanding ban standard.

Lalu bagaimana dengan ban yang aspec ratio atau ketinggian bannya tetap sama sesuai referensi pabrik namun cuma tidak sama diameter pelek?

 “Selama tetap mempunyai aspec ratio yg tidak jauh berlainan dengan ban standarnya, contoh 60 atau 65 dan diameternya sama. Tetap dapat ikuti referensi tekanan angin yang didapatkan dari pabrikan mobil, ” lanjut Adang.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih