Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara

By | May 7, 2014

Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara  – Pancasila adalah suatu ideologi yg jadi dasar negara kita yakni Indonesia. Dengan cara tata bhs (etimology) kata pancasila datang dari bhs sansekerta yakni pañca bermakna lima & śīla bermakna prinsip atau asas. Maka dapat disebutkan bahwasanya Pancasila yaitu 5 asas yg jadikan dasar berbangsa & bernegara di Indonesia.

Menurut sejarah pancasila, sebelum saat Pancasila resemi jadikan sbg dasar negara, seperti saat ini pancasila sudah alami penyesuaian pada saat perumusanya. Kala saat itu ada usulan-usulan pribadi yg dikemukakan dlm Tubuh Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yakni :

Sejarah Pancasila

5 Dasar oleh Muhammad Yamin. Lima dasar itu di sampaikan dlm pidatonya pada tanggal 29 Mei 1945. Adapun 5 dasar yg beliau ungkapkan yaitu sbg dibawah ini : Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, & Kesejahteraan Rakyat. M Yamin menyebutkan bahwasanya dasar itu bersumber dari sejarah, peradaban, agama, & ketatanegaraan yg memanglah telah berkembang di Indonesia. Walau demikian, Mohammad Hatta dlm memoarnya menyangsikan pidato Yamin itu.

Panca Sila oleh Soekarno yg di sampaikanya pada tanggal 1 Juni 1945 pada pidato spontannya. Pidato itu yg lalu di kenal dngn judul “Lahirnya Pancasila“. Adapun dasar-dasar negara yg di ungkap oleh Soekarno yaitu sbg dibawah ini : Kebangsaan, Internasionalisme, Mufakat, dasar perwakilan dasar permusyawaratan, Kesejahteraan, Ketuhanan.

Nama Pancasila sendiri pertamakali di ungkapkan oleh Soekarno pada pidatonya 1 Juni itu, dibawah ini cuplikanya :

Saat ini banyak prinsip : kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, & ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan hanya Panca Dharma, namun saya namakan ini dngn panduan seseorang rekan kita pakar bhs – namanya adalah Pancasila. Sila berarti azas atau dasar, & di atas ke lima dasar tersebut kita membangun negara Indonesia, abadi & kekal.

Sesudah Rumusan Pancasila di terima sbg dasar negara hal itu juga diikuti dngn pengokohanya melewati dokumen resmi sbg dibawah ini :

Rumusan Perdana : Diputuskan melewati Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada tgl 22 Juni 1945

Rumusan Ke-2 : Diputuskan pada Pembukaan Undang-undang Dasar pada tlg 18 Agustus 1945

Rumusan Ketiga : Diputuskan pada Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat pada tgl 27 Desember 1949

Rumusan Ke empat : Diputuskan pada Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara pada tgl 15 Agustus 1950

Rumusan Ke lima : Rumusan Ke-2 yg dijiwai oleh Rumusan Perdana (mengacu Dekrit Presiden 5 Juli 1959)

Hari Kesaktian Pancasila

Menurut histori pancasila sbg dasar negara, sesudah Pancasila resmi jadikan sbg dasar negara nyatanya kemampuan pancasila sbg dasar negara juga akhrinya hadapi ujian. Ujian itu berlangsung pada tgl 30 September 1965, di mana berlangsung gerakan Gerakan 30 September (G30S). Pada peristiwa itu menyebabkan perbincangan beberapa akademisi perihal siapa penggagas di balik gerakan itu. Walau demikian grup otoritas militer & grup religi sudah menyebarkan berita bahwasanya hal itu adalah usaha PKI yg berupaya mengubah dasar negara yakni “Pancasila” jadi ideologi komunis. Pada akhirnya terjadi pembubaran gerakan itu & selesai dngn pembantaian selama th. 1965 – 1966. Pemerintah orde baru yg menggantikan kekuasaan jadikan peringatan gerakan G30S pada 30 September & tanggal 1 Oktober sbg “Hari kesaktian pancasila”.