Seputar Burung Jalak Dan Jenis-Jenis Burung Jalak

By | October 5, 2013

Seputar Burung Jalak Dan Jenis-Jenis Burung Jalak – Permisi teman-teman corelita.com, beberapa sobat serta kerabat, saya mohon ijin sharing baru perihal burung jalak, kelihatannya belum ada yg mewadahi perihal burung yang satu ini, tetapi demikianlah bila kurang sudi silahkan tutup saja halaman ini, he…., serta barang kali postingan ini agak repost dari postingan-postingan dari blog lain  yg membahas perihal jalak saya mohon maaf.

Utk beberapa penggemar jalak pun dapat berbagi semua ilmunya agar sama-sama belajar. Jalak (ingg. Starling) yaitu nama sekelompok burung pengicau dari suku sturnidae. Burung yg biasanya memiliki ukuran sedang (lebih kurang 20-25 cm), gagah, dngn paruh yg kuat, tajam serta lurus. Berkaki panjang sepadan dngn tubuhnya. Bersuara ribut, serta berceloteh keras, terkadang mengikuti nada burung yang lain. Di alam, burung ini umumnya bersarang di lubang-lubang pohon.

Burung jalak relatif gampang dijinakkan. Di dalam kandang burung ini benar-benar aktif bergerak serta berkicau. Karenanya pengagum burung kicau pelihara burung ini utk melatih type burung kicau lain.

Pakan

Mengonsumsi hampir semua type makanan. Diet utama di penangkaran umumnya berbentuk voer, buah pisang, kroto, serta serangga kecil.

Type kelamin

Benar-benar sukar membedakan jalak jantan serta betina. Umumnya dikerjakan kontrol daerah kloaka. Jalak jantan mempunyai sisi kloaka menonjol.

Macam jenis

Ada lebih kurang 25 spesies jalak serta kerabat dekatnya, yakni perling serta beo, di semua indonesia. Sebagian type jalak yg kerap dipelihara orang diantaranya :

  • Burung jalak suren (sturnus contra)
  • Burung jalak putih (s. Melanopterus)
  • Burung jalak bali (leucopsar rothschildi)
  • Burung jalak kerbau atau kerak kerbau (acridotheres javanicus)

Warning :

Burung jalak putih serta jalak bali terhitung satwa liar yg dilindungi undang-undang, sebagaimana tertuang dlm lampiran pp no. 7 tahun 1999, serta ada kententuan dlm undang-undang no. 5 tahun 1990 bahwasanya :

Barangsiapa dngn sengaja menangkap, melukai, membunuh, menaruh, mempunyai, pelihara, mengangkut, serta memperniagakan satwa yg dilindungi dlm situasi hidup ;

(pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dngn pidana penjara paling lama 5 (lima) th. Serta denda paling banyak rp. 100. 000. 000, 00 (seratus juta rupiah).

(pasal 40 ayat (2)) ;

Barang siapa dengan sengaja menaruh, mempunyai, pelihara, mengangkut, serta memperniagakan satwa yg dilindungi dlm situasi mati

(pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dngn pidana penjara paling lama 5 (lima) th. Serta denda paling banyak rp. 100. 000. 000, 00 (seratus juta rupiah).

(pasal 40 ayat (2)) ;

Dengan sengaja memperniagakan, menaruh atau mempunyai kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yg dilindungi atau barang-barang yg di buat dari bagian-bagian tsb atau keluarkannya dari satu area di indonesia ke area lain didalam atau diluar indonesia ;

 (pasal 21 ayat (2) huruf d), diancam dngn pidana penjara paling lama 5 (lima) th. Serta denda paling banyak rp. 100. 000. 000, 00 (seratus juta rupiah).

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih