Seputar Resistor atau Fixed Restan (Tahanan Tetap)

By | December 13, 2013

Seputar Resistor atau Fixed Restan (Tahanan Tetap) – Fixed restan atau resistor memiliki bentuk kecil & mempunyai gelang beragam. Gelang-gelang warna tersebut yaitu memperlihatkan besar & kecilnya nilai tahanan arus pada dalamnya. Beberapa warna gelang itu benar-benar penting artinya untuk pengagum elektronika & mesti di ketahui.

Fixed restan atau resistor biasanya berwujud kecil dngn dua kaki di sisi dua ujungnya. Ia tdk mempunyai kutub negatif maupun positif hingga pemasangannya bisa terbalik, seandainya nilainya sama dngn nilai yg tercantum di PCB.

Fixed restan atau resistor terbuat dari komposisi arang hingga arus yg ada dlm resistor tetap tdk bisa dirubah-ubah lagi. Apabila nilai Ohm-nya tdk pas dngn arus yg masuk (semakin besar arus dari nilainya), maka komponen tersebut jadi terbakar & tdk memiliki fungsi lagi.

Supaya tdk salah pemasangannya dlm PCB, maka Kita yg mulai meminati benda-benda elektronika mesti tahu simbolnya, seperti di bawah ini.

Sedang wujud fisiknya yaitu sbg berikut :

Setelah itu Kita mesti mengetahui warna gelang yg ada di fixed restan lantaran cuma dari warna tersebut nilai Ohm-nya bisa ditetapkan. Biasanya warna yg memutari badannya cuma ada tiga gelang & sisanya umumnya berwarna keperakan maupun keemasan.

Di bawah ini bakal di jabarkan nilai ohm suatu tahanan/resistor tetap (fixed restan) untuk mempermudah pecinta pemula.

Warna hitam bernilai 0. Bila ia ada di gelang perdana maka cuma dinilai satu 0.

Warna coklat dinilai satu (1). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai satu, maka pada gelang ketiga bernilai 0 dngn ketahanan 1%.

Warna merah dinilai dua (2). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai dua, maka pada gelang ketiga bernilai 00 dngn ketahanan 2%.

Warna jingga dinilai tiga (3). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai tiga, maka pada gelang ketiga bernilai 000 dngn ketahanan 3%.

Warna kuning dinilai empat (4). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai empat, maka pada gelang ketiga bernilai 0000 dngn ketahanan 4%.

Warna hijau dinilai lima (5). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai lima, maka pada gelang ketiga bernilai 00000 dngn ketahanan 5%.

Warna biru dinilai enam (6). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai enam, maka pada gelang ketiga bernilai 000000 dngn ketahanan 6%.

Warna ungu dinilai tujuh (7). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai tujuh, maka pada gelang ketiga bernilai 0000000 dngn ketahanan 7%.

Warna abu-abu dinilai delapan (8). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai delapan. Namun di gelang ketiga bernilai 1/100 dngn ketahanan 8%.

Warna putih dinilai sembilan (9). Bila ada di gelang perdana & ke-2 bernilai sembilan, maka pada gelang ketiga bernilai 1/10 dngn ketahanan 5%.

Warna keemasan tdk bernilai. Namun ia mempunyai di gelang ketiga yaitu 1/10 dngn ketahanan 5%.

Warna keperakan di gelang perdana & ke-2 tdk bernilai. Namun bila warna itu pada gelang ketiga maka bernilai 1/100 dngn ketahanan 10%.

Tdk berwarna di gelang perdana, ke-2 & ketiga tdk bernilai namun mempunyai ketahanan 20%.

Umumnya sesudah ketiga gelang, maka fixed restan disudahi dngn gelang ke empat. Gelang tersebut tunjukkan polaritas satu tahanan.

Cukup sekian informasi yang bisa di himpun oleh corelita.com pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain bisa memberikan kepada Anda informasi yang lebih bagus dan menarik, dan tentunya masih bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.  Selamat mencoba, semoga berhasil dan mohon maaf apabila ada hal yang tidak pas dengan Anda. Jika ada yang perlu tanyakan atau disampaikan, silahkan tinggalkan pesan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih